Lagi, Petugas Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Lantai 7 Pemkab Ponorogo

  • 31 Jul 2026 10:51 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo melakukan evakuasi sarang tawon lebah madu yang berada di lantai 7 Gedung Graha Krida Praja, Jum'at (31/7/2026). Sarang tawon tersebut tepatnya berada di luar ruangan bidang Koperasi dan Usaha Mikro pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdagum) Ponorogo.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena hanya dapat dilakukan melalui jendela gedung.

Anggota Damkar pada Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Hari Purnomo, mengatakan pihaknya menerjunkan lima personel untuk menangani keberadaan sarang tawon tersebut. Menurutnya, kondisi lokasi menjadi tantangan tersendiri karena petugas harus melakukan evakuasi melalui jalur yang terbatas.

“Evakuasinya sangat sulit sekali, dikarenakan akses untuk mengevakuasi itu bisanya lewat jendela, jadi agak sulit,” ujar Hari Purnomo.

Ia menjelaskan, untuk mengusir tawon tersebut, petugas menggunakan metode penyemprotan dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite. Evakuasi tersebut berlangsung sekitar 30 menit.

“Dikatakan membahayakan ya membahayakan. Tapi tidak sampai membuat orang meninggal,” jelasnya.

Hari menyebut kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di lokasi tersebut. Sebelumnya, petugas juga pernah menangani sarang tawon di tempat yang sama.

“Ini yang kedua kalinya, lokasinya di situ juga. Persis sama,” katanya.

Sementara itu, Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Perdagum Ponorogo, Sri Rohani, menyatakan keberadaan tawon, baru diketahui setelah beberapa kali terlihat masuk ke area ruangannya pada pagi hari. Padahal, sebelumnya ia tidak menyadari adanya sarang tawon tersebut.

“Tawon itu munculnya kapan persisnya tidak tahu. Akhir-akhir ini pernah ada satu tawon yang masuk saat pagi ketika baru datang. Saya juga tidak mikir kalau di tempat sebelah saya itu ada sarang tawon,” ungkap Sri.

Ia mengatakan, kejadian serupa pernah terjadi pada tahun sebelumnya dan telah ditangani oleh Damkar. Namun, sarang tawon kembali muncul di lokasi yang berdekatan.

“Tahun lalu ada juga dan sudah diusir sama damkar, itu dibakar. La ini muncul di sebelahnya. Tahunya sudah besar,” tambahnya.

Sri menuturkan, selama ini pintu dan jendela ruangan selalu dalam kondisi tertutup sehingga aktivitas di dalam ruangan tetap aman. Meski demikian, ia tetap memilih meminta bantuan Damkar untuk membersihkan sarang tawon tersebut demi mencegah risiko ke depannya.

“Pasti kita khawatir, suatu saat masuk ke ruangan saya. Alhamdulillah tidak pernah tersengat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....