Festival Bonsai 2026 di Madiun Dibidik Jadi Agenda Nasional

  • 29 Jul 2026 20:02 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Madiun Nyawiji Bonsai Festival 3 Tahun 2026 dibidik berkembang menjadi agenda tahunan berskala nasional. Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, saat membuka Pameran dan Kontes Bonsai Lokal Terbuka Regional di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Selasa (28/7/2026) malam.

Festival yang berlangsung selama delapan hari, mulai 25 Juli hingga 1 Agustus 2026, menghadirkan pameran dan kontes bonsai, edukasi pembentukan bonsai, serta bursa tanaman hias yang dapat diikuti masyarakat.

Ketua Panitia, Yanuar Ristianto, mengatakan festival tahun ini diikuti 404 bonsai. Jumlah tersebut terdiri atas 254 bonsai kelas reguler dan 150 bonsai kelas golden small. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Madiun, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Yanuar berharap festival tersebut dapat membangkitkan kembali antusiasme para pegiat bonsai, khususnya di wilayah Madiun.

"Semoga dengan adanya acara seperti ini penggemar bonsai terutama di wilayah Madiun mulai menggeliat, aktif, dan bangkit lagi," ujarnya.

Purnomo Hadi mengapresiasi konsistensi Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Madiun yang telah menyelenggarakan festival untuk ketiga kalinya. Menurutnya, festival tersebut berpotensi berkembang menjadi agenda tahunan berskala nasional apabila dipersiapkan lebih matang dan disinergikan dengan rangkaian Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun maupun kegiatan Sepasma.

"Festival bonsai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media promosi potensi daerah, mulai UMKM, budaya, hingga destinasi wisata Kabupaten Madiun," kata Purnomo, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Madiun.

Ia menilai keberhasilan sebuah festival tidak hanya diukur dari kualitas bonsai yang dipamerkan, tetapi juga dari besarnya dampak ekonomi yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung. Karena itu, ia mendorong panitia memperkuat promosi dan menghadirkan konsep acara yang lebih menarik agar jumlah pengunjung terus meningkat.

Selain itu, Purnomo mengajak PPBI terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai seni bonsai. Menurutnya, upaya tersebut dapat mengenalkan seni merawat tanaman kepada lebih banyak kalangan, termasuk generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....