Musim Kemarau, Volume Air Waduk Dawuhan Menyusut

  • 29 Jul 2026 12:49 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Volume air Waduk Dawuhan di Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, menyusut lebih dari 50 persen selama musim kemarau. Kapasitas air waduk yang normalnya mencapai sekitar 3,9 juta meter kubik kini tersisa sekitar 1,3 juta meter kubik.

Petugas Operasi Waduk Dawuhan, Agung Wirasat, mengatakan penyusutan volume air mulai terjadi sejak akhir April. Meski demikian, persediaan air dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan irigasi pada Musim Tanam (MT) II hingga awal MT III, khususnya untuk pemeliharaan tahap awal.

"Penyusutan ini berlangsung mulai akhir April, atau sekitar dua setengah bulan. Kalau untuk irigasi, pasokan ini masih mencukupi di MT II sampai awal MT III untuk pemeliharaan awal. Nanti air akan disisakan sekitar 15 persen dari volume normal, yaitu sekitar 300 ribu meter kubik," ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Agung mengimbau para petani agar menyesuaikan pola tanam dengan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) Waduk Dawuhan. Berdasarkan RTTG, petani dianjurkan menanam padi pada MT I dan MT II, sedangkan pada MT III disarankan beralih ke tanaman palawija yang membutuhkan lebih sedikit air.

"Memang seharusnya di MT III ini menanam palawija agar operasional pemeliharaan tanaman lebih terjangkau. Kalau menanam padi, pasokan air memang tidak memungkinkan sampai panen," katanya.

Ia menambahkan pihak pengelola waduk rutin menyosialisasikan pola tanam RTTG dalam setiap pertemuan dengan kelompok tani. Kendati demikian, sebagian besar petani masih memilih menanam padi pada MT III dengan mengandalkan sumber air alternatif.

"Kebanyakan petani masih menanam padi. Untuk mengatasi kekurangan air, mereka biasanya menggunakan sumur sibel," lanjutnya.

Sebagai informasi, Waduk Dawuhan memiliki daerah layanan irigasi seluas 1.273 hektar. Air dari waduk tersebut mengaliri lahan pertanian di 10 desa yang tersebar di Kecamatan Wonoasri, Kecamatan Madiun, dan Kecamatan Balerejo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....