Kemarau, Beberapa Wilayah di Jawa Timur Berpotensi Hujan Lokal, 28 – 30 Juli 2026.

  • 28 Jul 2026 11:32 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Beberapa wilayah di Jawa Timur masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang akibat pengaruh gelombang Equatorial Rossby, meskipun Monsun Australia masih mendominasi musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, hujan diprakirakan bersifat lokal dan tidak merata, dengan potensi lebih tinggi di Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Probolinggo dan Malang. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKB Nganjuk Setiyaris mengatakan, selain itu hujan juga berpotensi di wilayah pesisir selatan dan di beberapa daerah dengan topografi perbukitan dan pegunungan.

”Di wilayah pesisir potensi hujan diantaranya terjadi di Blitar, Tulungagung, Trenggalek, kemudian wilayah perbukitan potensi ungkap Setiyaris, Selasa 28 Juli 2028.

Kemudian potensi hujan lokal juga berpeluang terjadi di wilayah Madura serta pesisir utara Jawa Timur, terutama Lamongan dan Gresik. Sementara untuk cuaca wilayah Madiun Raya diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan dengan potensi hujan yang sangat rendah. Pagi hari, cuaca cerah hingga cerah berawan dengan potensi udara kabur atau kabut tipis di lereng Gunung Lawu (Magetan). Siang hari, cuaca didominasi cerah hingga cerah berawan dengan sinar matahari yang terik. Kemudian malam dan dini hari, cuaca cerah berawan hingga berawan tipis. Setiyaris menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi peningkatan hujan skala lokal yang dapat terjadi secara tiba tiba, terutama pada sore hingga malam hari. (Shabrina).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....