Petani Bulu Lor Antusias Ikuti Penyuluhan Pembuatan Jadam Sulfur
- 28 Jul 2026 17:32 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat. Salah satunya melalui penyuluhan ketahanan pangan berupa demonstrasi pembuatan Jadam Sulfur bagi para petani di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-129 tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Satgas TMMD Kodim 0802/Ponorogo dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan keterampilan petani dalam memanfaatkan bahan-bahan sederhana menjadi pestisida organik yang ramah lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
Materi penyuluhan disampaikan oleh Tim Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Jambon yang dipimpin Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Jambon, Roro Agustina, SP. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan cara pembuatan Jadam Sulfur, yakni pestisida alami yang berfungsi sebagai fungisida, bakterisida, dan akarisida dengan bahan utama belerang, soda api, garam, dan air.
"Jadam Sulfur dipilih karena bahan-bahannya mudah didapat, murah, praktis, dan sangat sederhana dalam proses pembuatannya," ujar Roro Agustina di hadapan para peserta penyuluhan.
Usai pemaparan materi, Roro Agustina bersama tim langsung mempraktikkan proses pembuatan Jadam Sulfur. Para petani tampak antusias mengikuti setiap tahapan, bahkan beberapa di antaranya ikut terlibat dalam proses pencampuran bahan hingga penyelesaian pembuatan pestisida organik tersebut.
Dengan penjelasan yang rinci dan praktik secara langsung, para peserta diharapkan mampu memahami teknik pembuatan Jadam Sulfur dan dapat menerapkannya secara mandiri untuk mendukung budidaya pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Roro Agustina mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Satgas TMMD ke-129 dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, respons masyarakat dan para petani sangat positif dengan dukungan dari bapak-bapak TNI. Semoga kegiatan seperti ini terus berkelanjutan. Saya sangat mendukung adanya TMMD karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.
Antusiasme serupa juga disampaikan Meseri (59), Ketua RT setempat yang turut mengikuti kegiatan. Menurutnya, penyuluhan tersebut memberikan tambahan pengetahuan yang bermanfaat bagi para petani.
"Masyarakat sangat antusias mengikuti penyuluhan ini. Materinya sangat mendukung kebutuhan petani dan semoga ilmu yang diperoleh benar-benar bisa membantu meningkatkan hasil pertanian," ungkapnya.
Melalui kegiatan penyuluhan ketahanan pangan ini, TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan memperkuat pengetahuan dan keterampilan petani dalam mendukung produktivitas pertanian. (shabrina)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....