Pemkab Madiun Siapkan Co-working Space dan Etalase UMKM di Kawasan Puspem

  • 28 Jul 2026 16:51 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana mengubah bangunan bekas Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kawasan pusat pemerintahan menjadi co-working space atau ruang kerja bersama. Selain sebagai tempat bekerja, fasilitas tersebut nantinya juga akan difungsikan sebagai etalase produk unggulan daerah sekaligus ruang berkumpul bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, menyampaikan kawasan pusat pemerintahan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya aktivitas pemerintahan. Kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang yang dapat dinikmati masyarakat dan menjadi kebanggaan bersama.

"Pusat pemerintahan ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas pemerintah tapi juga bisa dimaknai sebagai pusat kumpulnya masyarakat Kabupaten Madiun, kebanggaan kita semuanya. Ini kebetulan ada ruang yang kosong tidak dimanfaatkan dua gedung ini. Coba kita konsep menjadi co-working space yang nanti juga sebagai display-nya Dekranasda," ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Untuk mengisi display tersebut, Sigit menambahkan Pemkab Madiun akan menampilkan berbagai produk unggulan yang telah dikurasi oleh Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Mikro. Kehadiran etalase ini bertujuan agar berbagai produk UMKM unggulan semakin mudah diakses, baik oleh masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah.

"Produk UMKM unggulan yang sudah dikurasi bisa di-display di sini. Termasuk kopi Kare, cokelat, dan sebagainya. Sehingga masyarakat Kabupaten Madiun dan juga mungkin pengunjung dari luar daerah punya jujukan kalau ke Kabupaten Madiun," tambah Sigit.

Selain mendukung UMKM, Sigit menjelaskan bahwa fasilitas tersebut juga diproyeksikan sebagai tempat berkumpul generasi muda, insan media, dan konten kreator. Di sana, para kreator konten dapat memanfaatkan sarana yang ada untuk membuat konten maupun melakukan siaran langsung di berbagai platform digital.

Demi mewujudkan konsep yang matang, Pemkab Madiun akan menggandeng HIPMI dan DPC Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Madiun untuk menyiapkan ruang yang nyaman, representatif dan lengkap dengan fasilitas penunjang, seperti layanan Wi-Fi gratis.

Sigit menargetkan co-working space tersebut dapat diluncurkan paling lambat pada awal tahun 2027. Menurutnya, kehadiran fasilitas itu diharapkan semakin mendekatkan masyarakat dengan pemerintah sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Madiun.

"Kita target kalau bisa secepatnya, tapi paling lambat launching-nya di tahun baru 2027. Semoga menjadi tempat yang nyaman bagi semuanya, jujukan bagi masyarakat Kabupaten Madiun untuk menikmati semua produk unggulan Kabupaten Madiun dan juga merasakan atmosfer di pusat pemerintahan. Jadi semua ikut memiliki Kabupaten Madiun, semua ikut membranding Kabupaten Madiun sesuai bidang usahanya masing-masing sehingga kita bisa maju bersama," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....