DKPP Ngawi Ajukan Ribuan Ton Pupuk Bersubsidi untuk Petani
- 27 Jul 2026 20:05 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ngawi - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi mengajukan usulan tambahan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak ribuan ton kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pupuk dan memenuhi kebutuhan para petani menjelang akhir Musim Tanam II (MT II) hingga memasuki awal Musim Tanam III (MT III) tahun 2026.
Analis Prasarana dan Sarana Pertanian Ahli Muda DKPP Ngawi, Radias Furry Widyantari, menyampaikan usulan ini didasarkan pada realisasi penggunaan pupuk hingga bulan Juni lalu yang telah memenuhi syarat untuk pengajuan tambahan alokasi.
"Untuk memenuhi kebutuhan di akhir musim tanam kedua dan awal musim ketiga, kami telah bersurat ke provinsi. Usulan tambahan alokasi yang kami ajukan meliputi 2.000 ton Urea, 5.000 ton NPK, dan 4.000 ton pupuk Organik sebagai proyeksi hingga akhir tahun," ungkap Radias, Senin 27 Juli 2026.
Radias menambahkan, proyeksi total kebutuhan pupuk bersubsidi di Kabupaten Ngawi selama satu tahun mencapai 43.000 ton Urea, 35.000 ton NPK, dan 9.000 ton Organik. Kebutuhan pupuk tersebut mencakup sektor tanaman pangan hingga perkebunan (tebu rakyat) dengan perkiraan luas lahan mencapai sekitar 50.000 hektar.
Radias melanjutkan terkait jadwal pendistribusian di tingkat petani, pihak DKPP Ngawi masih menunggu proses koordinasi dengan pemerintah pusat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....