Kades Bulu Lor: Pemilihan Material Paving Disesuaikan Karakteristik Jalan
- 24 Jul 2026 16:45 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo – Progres pembangunan jalan paving dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, terus berjalan. Anggota Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong meratakan pasir, memasang paving stone sesuai benang ukur, serta memastikan kerataan permukaan jalan, Jumat (24/7/2026).
Suasana kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat tampak mewarnai pelaksanaan pembangunan salah satu sasaran fisik TMMD tersebut. Semangat gotong royong menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam upaya meningkatkan infrastruktur desa.
Di tengah kegiatan itu, Kepala Desa Bulu Lor, Agus Siswanto, turut hadir memberikan semangat dan motivasi kepada warganya yang terlibat dalam pembangunan. Menurutnya, jalan yang dibangun melalui program TMMD memiliki peran strategis bagi masyarakat.
"Jalan ini sangat penting bagi masyarakat kami. Selain melintasi Vihara Vimalakirti, jalan ini juga merupakan akses utama menuju lahan perkebunan warga Desa Bulu Lor," ujar Agus Siswanto.
Ia menjelaskan, penggunaan paving stone dipilih setelah mempertimbangkan kondisi geografis wilayah setempat. Menurutnya, kontur tanah dan belum optimalnya sistem drainase membuat material paving lebih sesuai dibandingkan aspal.
"Kalau menggunakan aspal, kemungkinan tidak akan bertahan lama karena jalan ini belum memiliki sistem drainase yang baik. Saat musim hujan, kondisi jalan menjadi lembap sehingga dapat mempercepat kerusakan aspal," jelasnya.
Selain lebih sesuai dengan kondisi tanah, penggunaan paving juga dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perawatan secara mandiri apabila terjadi kerusakan.
"Kalau menggunakan paving, ketika ada kerusakan pada titik tertentu, masyarakat dapat memperbaikinya sendiri tanpa harus melakukan perbaikan secara menyeluruh," tambahnya.
Pemilihan material paving juga mempertimbangkan karakteristik jalan di Dukuh Gupit yang didominasi tanjakan dan turunan. Kondisi tersebut dinilai lebih berisiko mempercepat kerusakan apabila menggunakan lapisan aspal, sementara konstruksi beton akan lebih sulit diperbaiki apabila mengalami kerusakan.
Melalui pembangunan jalan tersebut, program TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo diharapkan tidak hanya meningkatkan aksesibilitas masyarakat, tetapi juga menghadirkan infrastruktur yang lebih mudah dirawat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (shabrina)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....