Pemkot Pastikan Bantuan Seragam Gratis Masih Berlanjut, Kini Masih Tahap Lelang

  • 22 Jul 2026 14:35 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun — Meski proses pembelajaran pada tahun ajaran 2026/2027 sudah dimulai, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memastikan program bantuan seragam sekolah bagi siswa SD dan SMP masih tetap berlanjut. Namun, seragam gratis itu belum dapat dibagikan, karena untuk pengadaan masih dalam tahap lelang.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pengadaan seragam tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp2,13 miliar sehingga prosesnya harus melalui mekanisme lelang. "Masih proses di lelang. Karena anggarannya sekitar Rp2,13 sekian miliar, jadi harus lelang," kata Bagus, belum lama ini.

Menurut dia, proses lelang masih mencakup tahap verifikasi, terhadap sejumlah komponen pengadaan. Prosesnya berlangsung selektif, mulai memeriksa kualitas kain, jumlah penawar, serta penawaran harga yang diajukan.

Dia mengatakan pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru menetapkan pemenang lelang tanpa memastikan kualitas barang yang akan diterima siswa.

"Proses lelang itu melalui verifikasi. Bahkan hari ini yang sudah masuk ini masih diverifikasi dulu. Mulai kainnya bagaimana, penawarnya jumlahnya berapa. Sehingga kami harus nunggu proses itu. Kami gak berani langsung menentukan," ujar Plt Wali Kota yang juga ketua DPW PSI Jawa Timur itu.

Bagus mengatakan, pemerintah kota kini menerapkan sejumlah penyaringan dalam proses pengadaan tersebut. Dia mengakui penyaluran seragam pada tahun tahun lalu dilakukan sebelum masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

"Karena kalau nanti kualitasnya jelek, apalagi nawar harganya gak masuk akal. Itu yang sangat berisiko, sehingga kami punya filter-filter itu. Sekarang kami bener-bener, jujur saja, sangat berhati-hati dalam proses itu (lelang). Karena ini terkait kualitas," katanya.

Bagus berharap. program tersebut dapat membantu meringankan beban orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah pada tahun ajaran baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....