Kamituwo Gupit: Tiga Sasaran Rehab RTLH TMMD ke-129 Kodim Ponorogo Tepat Sasaran
- 20 Jul 2026 14:21 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, mendapat apresiasi dari Kamituwo Gupit, Prayit (61). Menurutnya, tiga unit RTLH yang menjadi sasaran di wilayahnya telah dipilih secara tepat karena seluruh penerima merupakan keluarga kurang mampu dengan kondisi rumah yang memang tidak layak huni.
Dukuh Gupit merupakan wilayah paling selatan Desa Bulu Lor yang secara geografis didominasi lahan kering. Sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup dari sektor perkebunan dan buruh tani, sehingga kondisi sosial ekonomi warga masih tertinggal dibandingkan dukuh lainnya di desa tersebut.
Pada pelaksanaan TMMD ke-129, Dukuh Gupit menjadi salah satu fokus pembangunan. Selain peningkatan kualitas jalan, program juga menyasar rehabilitasi tiga unit RTLH dari total lima unit rumah yang diperbaiki dalam kegiatan TMMD Kodim 0802/Ponorogo.
Di sela-sela kegiatan membantu menyiapkan material bangunan di salah satu lokasi rehab RTLH, Prayit yang hingga kini masih menjabat sebagai Kamituwo Gupit mengatakan bahwa seluruh penerima bantuan memang layak mendapatkan program tersebut.
"Ketiga sasaran rehab RTLH di Dukuh Gupit sudah tepat sasaran. Ketiganya masuk dalam golongan keluarga miskin dan rumahnya memang tidak layak huni," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, mayoritas penerima bantuan bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Mereka hanya memperoleh pendapatan ketika ada pekerjaan, sementara pada hari-hari lainnya tidak memiliki penghasilan sama sekali.
"Warga yang mendapat rehab RTLH ini mata pencahariannya buruh tani. Penghasilannya tidak menentu, kadang ada pekerjaan, kadang tidak ada sama sekali. Kalau tidak mendapat bantuan rehab RTLH ini, mereka dipastikan tidak akan mampu memperbaiki rumahnya sendiri. Karena itu, pemilihan sasaran rehab RTLH pada kegiatan TMMD ini sudah sangat tepat," ungkap Prayit.
Meski seharusnya telah memasuki masa purna tugas sebagai perangkat desa sejak tahun lalu, Prayit tetap aktif mendampingi pelaksanaan TMMD. Semangat pengabdiannya terlihat saat ikut membantu proses penyiapan material bersama personel TNI dan warga.
Menurutnya, keterlibatan dalam TMMD menjadi kesempatan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga semangat pengabdian.
"Saat-saat ini merupakan masa akhir pengabdian saya sebagai perangkat desa. Selain ingin tetap merasa berguna, kalau bersama bapak-bapak TNI rasanya jadi lebih awet muda," katanya sambil tertawa.
Program TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur serta perbaikan kualitas hunian warga kurang mampu, khususnya di wilayah-wilayah yang masih tertinggal seperti Dukuh Gupit. (Shabrina)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....