Tiga Anggota Polisi Jadi Korban Bandar Narkoba, Polres Magetan Gelar Salat Ghaib
- 10 Jul 2026 01:17 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Gugurnya tiga personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba di Kalimantan Tengah mendapat perhatian jajaran Polres Magetan. Sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa, Polres Magetan menggelar salat ghaib dan doa bersama di Masjid Shiratal Mustaqim, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dan diikuti pejabat utama, perwira, bintara, aparatur sipil negara (ASN) Polres Magetan, serta dipimpin imam oleh Ustaz Muhammad Fatih dari Pondok Pesantren Al Fatah Temboro.
Doa dipanjatkan untuk tiga anggota Polri, yakni Ipda Anumerta Sumariyanto, Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana. Ketiganya gugur saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, pada 2 Juli 2026.
Berdasarkan informasi kepolisian, ketiga personel tersebut mendapat perlawanan dari sekelompok warga dan keluarga pelaku yang menggunakan senjata tajam. Mereka sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di Sungai Katingan.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan salat ghaib merupakan bentuk penghormatan kepada anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas negara.
"Kami keluarga besar Polres Magetan menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga anggota terbaik Polri. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan," ujarnya.
Menurut Kapolres, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian, khususnya dalam pemberantasan narkoba, memiliki risiko tinggi sehingga setiap personel harus tetap menjalankan tugas dengan profesional, penuh tanggung jawab, dan disertai doa.
"Semoga seluruh anggota Polri senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, dan kekuatan dalam mengemban amanah menjaga keamanan serta melayani masyarakat," katanya.
Selain salat ghaib, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan tausiah yang mengajak seluruh personel mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Ustaz Muhammad Fatih mengingatkan pentingnya keikhlasan, kesabaran, dan ketakwaan dalam menjalankan setiap amanah, termasuk tugas sebagai aparat penegak hukum.
Atas pengorbanan ketiga anggota tersebut, Kapolri telah memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta. Sementara itu, proses penyidikan dan pengejaran terhadap para pelaku penyerangan masih terus dilakukan oleh kepolisian.
Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga anggota polisi saat operasi penindakan kasus narkoba tersebut.
Hal itu disampaikannya saat peluncuran B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....