Harga Telur Ayam Naik, Picu Inflasi Mei di Kota Madiun
- 05 Jun 2023 15:30 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut tingginya harga telur ayam ras memicu inflasi pada Mei 2023 di Kota Madiun. Berdasarkan pencatatan petugas BPS di lapangan, pada Mei ini, harga telur ayam ras mengalami inflasi 8,97 persen dengan andil 0,09 persen.
Kepala BPS Kota Madiun, Dwi Yuhenny mengatakan, kenaikan harga telur terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya permintaan tinggi, sedangkan ketersediaan di pasaran terbatas.
"Kenaikan harga telur ini terjadi karena faktor cuaca. Kemudian ada program bantuan dari pemerintah yang membutuhkan komoditas telur sehingga dari produsen ini diborong. Kemudian harga pakan ternak naik, jadi memicu kenaikan harga telur di pasaran," ujarnya saat menggelar konferensi pers berita resmi statistik secara virtual, Senin (5/6/2023).
Selain telur ayam ras, beberapa komoditas lain juga mengerek inflasi pada Mei 2023 di Kota Madiun. Di antaranya naiknya harga bawang merah dan putih, rokok kretek filter, daging ayam ras serta naiknya harga ayam hidup.
Sedangkan sejumlah komoditas penekan inflasi di antaranya menurunnya tarif angkutan antar kota, tarif kereta api. Kemudian turunnya harga cabai rawit, minyak goreng serta beras.
Henny menjelaskan pada Mei ini, inflasi Kota Madiun sebesar 0,07 persen. Angka itu jauh di bawah inflasi gabungan delapan kota penghitung inflasi di Jatim 0,18 persen, dan inflasi nasional 0,09 persen.
"Inflasi terendah sejak Januari sampai Mei 2023 ini terjadi pada Februari lalu sebesar 0,04 persen, dan Mei ini 0,07 persen," terangnya.
Sementara itu dari delapan kota penghitung inflasi nasional di Jatim seluruhnya mengalami perubahan harga (inflasi). Tertinggi terjadi di Sumenep 0,66 persen, Kediri 0,32 persen.
Kemudian Probolinggo 0,26 persen, Malang 0,25 persen, Jember 0,24 persen. Berikutnya Banyuwangi 0,22 persen, Surabaya 0,14 persen, dan Madiun 0,07 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....