Cuaca Madiun Raya 1 - 3 Juli 2026, Cerah - Cerah Berawan, Potensi Hujan Sangat Rendah

  • 01 Jul 2026 13:14 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, musim kemarau semakin meluas di sejumlah wilayah Jawa Timur. Berdasarkan hasil pemantauan, Hari Tanpa Hujan (HTH) di Indonesia saat ini berada pada kategori sangat pendek hingga sangat panjang. Sementara distribusi curah hujan selama Juni 2026 di Jawa Timur pada umumnya berada dalam kriteria rendah. Pengamat Meteorologi dan Geofisikan BMKB Nganjuk Setiyaris mengungkapkan, kondisi ini dipengaruhi oleh menguatnya Monsun Australia yang membawa massa udara kering serta hasil pemantauan anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3.4 yang menunjukkan El Niño kategori moderat. Sehingga berpotensi mengurangi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur. Dampaknya, kecepatan angin permukaan cenderung meningkat sehingga udara terasa lebih kering. Selain itu, cuaca pada siang hari umumnya akan terasa lebih panas akibat penyinaran matahari yang lebih maksimal, sedangkan pada malam hingga dini hari suhu udara cenderung lebih dingin karena minimnya tutupan awan. Sedangkan cuaca di wilayah Madiun Raya dalam tiga hari ke depan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan dengan potensi hujan yang sangat rendah.

”Secara umum cuaca wilayah Madiun Raya didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan dengan potensi hujan yang sangat rendah,” ungkap Setiyaris, Rabu 1 Juli 2026.

Dijelaskan, pada pagi hari, terdapat peluang munculnya udara kabur (hazy) akibat kelembapan yang rendah dan minimnya tutupan awan. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 20–35°C, dengan kelembapan udara 50–90%.

Angin umumnya bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 5 20 km/jam. Kondisi cuaca ini menyebabkan udara terasa lebih panas pada siang hari, lebih sejuk hingga dingin pada malam dan dini hari, serta sesekali disertai hembusan angin yang cukup kencang. Menurut Setiyaris, masyarakat dihimbau menjaga kondisi kesehatan dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menggunakan pelindung seperti topi atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, serta mengenakan pakaian yang lebih hangat saat malam hingga dini hari karena suhu udara cenderung lebih dingin. Selain itu, disarankan untuk menggunakan air secara bijaksana, hindari membakar sampah atau lahan, dan tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman akibat kondisi cuaca yang kering dan hembusan angin yang dapat mempercepat penyebaran api. (Shabrina).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....