Fenomena Bediding Selimuti Madiun, Suhu Bisa Capai 20 Derajat Celsius
- 01 Jul 2026 12:03 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID,MADIUN – Fenomena cuaca dingin atau yang dikenal dengan istilah bediding tengah dirasakan warga Madiun dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Suhu udara yang menurun hingga menyentuh angka 20 derajat Celsius ramai diperbincangkan masyarakat, bahkan banyak yang membagikan tangkapan layar suhu pada ponsel mereka. Kondisi ini memunculkan pertanyaan, apakah benar Madiun sedang mengalami suhu terendah.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Triya Chandra Meilusiani, S.Tr dalam obrolan singkat info cuaca Programa 1 RRI Madiun, Rabu 1 Juli 2026, menjelaskan bahwa suhu udara di wilayah Madiun saat ini memang berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan fenomena bediding yang lazim terjadi saat musim kemarau. “Iya. Jadi untuk wilayah Madiun dan Kota Madiun diperkirakan suhunya hari ini tuh berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius. Nah, hal ini tuh berkaitan dengan yang biasanya orang-orang sebutnya bediding,” ungkap Triya.
Fenomena bediding sendiri merupakan kondisi di mana suhu udara terasa lebih dingin dibandingkan biasanya. Hal ini menjadi karakteristik khas musim kemarau di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur. Menurut BMKG, kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga akhir musim kemarau, yakni sekitar bulan September.
Triya menambahkan bahwa puncak suhu dingin umumnya terjadi pada bulan Agustus. Bahkan, suhu berpotensi lebih rendah terutama di wilayah dataran tinggi atau pegunungan. “Untuk bediding sendiri biasanya terjadi selama memasuki musim kemarau, itu sampai September. Puncaknya umumnya terjadi di bulan Agustus.” ungkapnya.
Selain itu, suhu terendah dalam sehari biasanya terjadi pada dini hari, tepatnya antara pukul 01.00 hingga 03.00 WIB dini hari. Setelah itu, suhu akan kembali meningkat seiring terbitnya matahari. Untuk wilayah Jawa Timur, Kota Batu tercatat sebagai daerah dengan suhu paling dingin saat ini, mencapai 14 derajat Celsius, sementara Magetan berada di kisaran 18 hingga 28 derajat Celsius.
Meski memasuki musim kemarau, BMKG memastikan potensi hujan tetap ada, meskipun bersifat lokal dengan intensitas yang lebih rendah dibanding musim hujan. Untuk wilayah Madiun, cuaca hari ini diperkirakan cerah sepanjang hari dengan kelembapan antara 56 hingga 91 persen serta angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 9,2 kilometer per jam. Masyarakat pun diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dan bersiap menghadapi suhu dingin selama periode bediding berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....