PMII Pacitan Sampaikan Aspirasi, Tuntut Pemkab Evaluasi Pelaksanaan Program MBG
- 24 Jun 2026 14:36 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Pacitan - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pacitan menyampaikan aspirasi, kritik, dan tuntutan kepada Pemkab Pacitan terkait beberapa persoalan yang berkembang di masyarakat. Salah satunya adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
PMII menuntut pihak Pemkab Pacitan agar mendorong Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap temuan masyarakat, seperti kualitas makanan, standar kebersihan, dan sanitasi sarana pendukung.
PMII juga meminta Pemkab Pacitan agar mendorong keterlibatan UMKM, petani dan peternak lokal serta pelaku usaha daerah dalam rantai pasok program MBG. Tidak hanya itu, PMII menuntut Pemkab Pacitan dalam keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait hasil koordinasi, evaluasi, serta tindak lanjut atas persoalan tersebut.
Sementara itu, menanggapi aksi para mahasiswa, Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho, menjamin aspirasi tersebut akan disampaikan ke pihak Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menerangkan, sejauh ini Pemkab Pacitan telah melakukan pemeriksaan terkait masalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
“Kita keliling kemarin, melihat langsung. Terutama masalah IPAL, bagaimana standar mencuci. Sehingga kalau itu terjadi di lapangan, kita laporkan ke BGN,” ujar Heru Wiwoho di depan mahasiswa kemarin di halaman Pendopo Bupati Pacitan, Selasa, 23 Juni 2026. Ia mengatakan, masalah suspensasi merupakan kewenangan BGN.
Heru mengapresiasi aksi mahasiswa sekaligus meminta bantuan kepada para mahasiswa untuk terus menyampaikan aspirasi, sehingga Pemkab akan meneruskan kepada pihak terkait. Heru mengakui, saat ini pihak BGN masih dalam tahap pembenahan tata kelola. Ia berharap, di waktu yang akan datang, BGN akan menghasilkan kebijakan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....