BPS Ponorogo Terjunkan 1.319 Petugas Sensus Ekonomi 2026
- 19 Jun 2026 20:04 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ponorogo menerjunkan 1.319 petugas untuk melaksanakan sensus ekonomi 2026 (SE26). Mereka bertugas melakukan pendataan sebanyak 939.158 obyek secara door to door atau dari rumah ke rumah yang tersebar di 7.678 RT.
Kepala BPS Ponorogo, Evy Trisusanti mengatakan, ada tiga aspek atau obyek yang menjadi sasaran SE26. Yakni penduduk, untuk memotret ekonomi setiap keluarga.
Kedua, usaha ekonomi yang dikerjakan masyarakat Ponorogo. Aspek ketiga, terkait usaha pertanian, untuk mengetahui tingkat kesejahteraan petani.
Evy pun meminta masyarakat menyambut petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang sebenarnya. Dirinya juga mengimbau masyarakat tak khawatir soal data sensus karena tidak berhubungan dengan pajak.
"Sebenarnya tidak perlu dilakukan penolakan, semuanya akan aman. Insya allah untuk kekhawatiran itu juga tidak perlu karena kita tidak pernah mendesiminasikan data yang sudah diperoleh BPS ke pihak manapun. Terkait pajak itu urusan dinas yang menaungi untuk mencari potensi wajib pajak baru, sementara data yang sudah kami peroleh tidak akan kami berikan ke pihak manapun karena data ini untuk indikator agregat dan untuk kebutuhan statistik baik regional maupun nasional," ungkapnya usai melakukan pelepasan petugas sensus ekonomi di pendopo agung Pemkab Ponorogo, Jum'at sore (19/6/2026).
Sementara itu Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita mendukung penuh kegiatan SE26. Dia mengajak seluruh masyarakat ikut menyukseskan sensus ekonomi 2026 dengan memberikan data yang sebenarnya ketika tiba saatnya dilakukan sensus oleh petugas.
"Saya mengajak semua masyarakat kita bareng-bareng memberikan data yang baik dan menerima petugas sensus ini di rumahnya masing-masing dan memberikan data yang sebenarnya dan valid. Insya allah datanya akan aman dan terlindungi, jadi nggak akan ada data yang beredar, jadi jangan takut," ujarnya.
Seperti diketahui, 1.319 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ponorogo kini telah terjun ke lapangan dibekali surat tugas, tanda pengenal dan rompi. Mereka bertugas sejak 15 Juni hingga berakhir 31 Agustus mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....