Satlantas Polres Ponorogo Melakukan Rekayasa Lalin saat Kirab Pusaka

  • 15 Jun 2026 13:57 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Pemkab Ponorogo akan melakukan kirab pusaka dan pawai lintas sejarah dalam rangkaian Grebeg Suro 2026, Senin (15/6/2026). Untuk itu Satlantas Polres Ponorogo menerapkan rekayasa lalu lintas.

Sejumlah ruas jalan ditutup total, terutama yang dilintasi peserta kirab. Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma mengatakan, pengalihan arus dilakukan untuk menjaga kelancaran kegiatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

"Pengendara yang tidak berkepentingan menyaksikan kirab diimbau menghindari kawasan pusat kota agar tidak terjebak kemacetan. Kami sudah melakukan rekayasa arus lalu lintas," ujarnya.

Bagi pengendara dari arah Madiun yang hendak menuju Pacitan, bisa melalui pabrik es ke barat. Yakni jalan Letjen S. Parman ke barat lalu ke Jalan MT Haryo sampai Tambakbayan, berlanjut ke Jalan Diponegoro dan di Jalan Ponorogo-Pacitan.

"Jadi kami sarankan tidak mengambil jalur menuju pusat kota tetapi melalui Perempatan Pabrik Es ke barat," tambahnya.

Sementara kendaraan dari arah Pacitan menuju Madiun juga diminta tetap melalui Jalan Raya Ponorogo-Pacitan tanpa memasuki kawasan pusat Kota Ponorogo. Untuk pengendara menuju Kabupaten Trenggalek, jalur yang disarankan yakni dari Perempatan Pabrik Es menuju Jalan Letjen S. Parman, Jalan MT Haryo, Jalan Diponegoro, kemudian menuju Perempatan Dengok dan melintasi Kecamatan Jetis hingga Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek.

Seperti diketahui, Kirab Pusaka dan Pawai Lintas Sejarah menjadi salah satu rangkaian penting dalam Grebeg Suro. Event tersebut tidak hanya menampilkan warisan budaya, tetapi juga merepresentasikan perjalanan sejarah perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Ponorogo dari Kota Lama menuju kota tengah atau kawasan Alun-alun yang menjadi pusat pemerintahan saat ini.

Adapun rute kirab dimulai dari kawasan Makam Batoro Katong di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan. Rombongan kirab selanjutnya melintasi Jalan Niken Gandini, kemudian menuju Jalan Batoro Katong, Jalan Ahmad Dahlan hingga Perempatan Pasar Legi.

Dari titik tersebut, peserta bergerak ke selatan melalui Jalan HOS Cokroaminoto, kemudian menuju Jalan Jenderal Sudirman hingga berakhir di Paseban Alun-alun Ponorogo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....