Dinsos Madiun Yakinkan Orang Tua Calon Siswa Sekolah Rakyat Melalui Sosialisasi
- 07 Jun 2026 07:01 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun — Pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun terus berjalan dan telah mencapai sekitar 65 hingga 70 persen. Seiring dengan itu, Pemerintah Kabupaten Madiun kini fokus melakukan penjangkauan calon siswa Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, menjelaskan proses penjangkauan dilakukan melalui sosialisasi dan pendekatan kepada keluarga calon siswa. Namun dalam pelaksanaannya, masih ada sebagian orang tua yang belum mengizinkan anaknya bersekolah di Sekolah Rakyat.
"Kami melakukan penjangkauan, sosialisasi, dan pendekatan. Karena tidak semua orang tua, meskipun mereka dari desil 1 dan 2, memperbolehkan anaknya masuk ke Sekolah Rakyat," kata Supriyadi, Sabtu (6/6/2026).
| Baca juga: Deteksi Dini Korban Bullying |
Menurutnya, keraguan orang tua umumnya muncul karena mereka belum memahami sistem pendidikan yang akan diterapkan di Sekolah Rakyat. Sebagian orang tua masih mempertanyakan bagaimana anak akan belajar, kebutuhan makan, hingga kehidupan sehari-hari selama mengikuti pendidikan.
Oleh sebab itu, Dinas Sosial bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terus memberikan sosialisasi kepada keluarga calon siswa. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk menjelaskan bahwa kebutuhan siswa selama bersekolah di Sekolah Rakyat akan ditanggung oleh negara.
"Ini tugas kami memberikan pemahaman kepada mereka, memberikan sosialisasi dan jaminan bahwa anak yang sekolah di Sekolah Rakyat insyaallah semuanya tercukupi, mulai dari pakaian, makan, hingga sarana dan prasarana sekolah. Semuanya dicukupi oleh negara sehingga mereka tidak khawatir lagi anaknya ikut di Sekolah Rakyat," ujarnya.
Supriyadi menegaskan pihaknya terus mengedepankan sosialisasi dan pendekatan kepada keluarga calon siswa. Dalam proses tersebut, pihaknya memberikan pemahaman bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
"Kami tidak boleh memaksa, tapi tugas kami memberikan pemahaman dan keyakinan kepada mereka bahwa ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan," ucapnya.
Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun ditargetkan menampung 360 siswa pada tahap awal. Jumlah tersebut terdiri dari 120 siswa SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA. Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat ditargetkan rampung pada Juni 2026 mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....