Siswi SLBN Banjarsari Wetan Melaju ke FLS3N Nasional

  • 05 Jun 2026 13:12 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Prestasi membanggakan ditorehkan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Banjarsari Wetan. Dua siswi tunarungu, Azkya Valla dan Atika Pratiwi, berhasil meraih Juara 1 Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Cabang Lomba Menari Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Mereka juga mengamankan tiket menuju ajang nasional. Keduanya membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

Di bawah bimbingan pelatih dari Sanggar Tari Udaya Upasanta dan dukungan dari pihak sekolah, keduanya mampu menunjukkan kemampuan terbaik hingga mengungguli peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Guru pendamping, Diana, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil proses panjang dalam menggali dan mengembangkan potensi siswa.

"Di sekolah kami, semua anak diberi kesempatan mencoba berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Dari situ terlihat bahwa Azkya dan Atika memiliki potensi yang kuat di bidang tari, sehingga kami fokus mengembangkannya," ujarnya, kemarin.

Menurut Diana, awalnya pelatihan tari dilakukan secara mandiri oleh guru sekolah. Namun, untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan persiapan menghadapi kompetisi tingkat tinggi, sekolah kemudian menggandeng pelatih profesional.

"Kami menyadari kemampuan kami terbatas. Untuk membawa anak-anak ke level yang lebih tinggi, kami membutuhkan pendampingan yang lebih profesional. Karena itu kami bekerja sama dengan Mas Addin dari Sanggar Tari Udaya Upasanta," katanya.

Kolaborasi tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan prestasi kedua siswi tersebut. Menurut salah satu pelatih dari Sanggar Tari Udaya Upasanta, Addin, melatih siswa berkebutuhan khusus merupakan pengalaman baru yang penuh tantangan.

Namun keraguan itu perlahan sirna setelah melihat semangat belajar yang ditunjukkan Azkya dan Atika. Ia menilai keduanya memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan penari lain.

"Saya sempat ragu ketika pertama kali diminta melatih anak-anak SLB. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana menyampaikan materi dan memastikan mereka memahami gerakan yang diajarkan. Mereka punya kemauan yang luar biasa. Bahkan rasa percaya diri mereka dalam berkesenian sangat tinggi. Itu yang membuat saya semakin yakin bahwa mereka mampu berprestasi," ujar Addin.

Salah satu tantangan terbesar dalam melatih siswa tunarungu adalah menyelaraskan gerakan dengan tempo musik. Untuk mengatasinya, Addin menggunakan metode demonstrasi berulang, penguatan rasa ritme melalui gerakan, serta kode-kode tangan sebagai penanda ketukan.

Kemampuan Azkya dan Atika berkembang pesat. Keduanya kini telah menguasai lebih dari lima tarian dan aktif mengikuti berbagai festival maupun kompetisi seni. Bahkan menurut Addin, mereka sudah mampu mempelajari teknik-teknik tari yang lebih kompleks dibanding saat pertama kali berlatih.

"Awalnya saya selalu memberi contoh secara langsung. Lama-kelamaan saya belajar bahwa mereka mampu memahami materi seperti penari pada umumnya. Tinggal pendekatan dan cara komunikasinya yang berbeda," tuturnya.

Dukungan penuh juga datang dari lingkungan sekolah dan orang tua siswa. Diana menyebut seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan terlibat dalam mendukung proses latihan dan persiapan lomba.

"Kami sangat terbantu oleh dukungan semua pihak. Mulai dari penyediaan properti, kebutuhan latihan, hingga motivasi untuk anak-anak. Orang tua juga sangat mendukung sehingga proses pembinaan berjalan maksimal," tambahnya.

Prestasi ini bukan kali pertama diraih tim tari SLBN Banjarsari Wetan. Pada FLS3N tahun sebelumnya, mereka juga berhasil menjadi juara tingkat provinsi dan meraih Juara Harapan I pada tingkat nasional.

Pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk kembali bersaing tahun ini. Kini Azkya Valla dan Atika Pratiwi tengah mempersiapkan diri menghadapi FLS3N tingkat nasional.

Dengan bekal pengalaman, latihan intensif, serta dukungan dari sekolah dan keluarga, keduanya diharapkan mampu kembali mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....