Bagian dari Rangkaian Acara Hari Jadi ke-108, Madiun Khitanan Diikuti 120 Peserta

  • 04 Jun 2026 17:03 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun - Sebanyak 120 anak mengikuti Madiun Khitanan yang menjadi salah satu acara dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Kamis 4 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Madiun tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Madiun, dan Nurul Hayat Cabang Madiun.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, Madiun Khitanan merupakan agenda rutin yang selalu digelar dalam setiap peringatan hari jadi kota. “Ini adalah budaya yang kita jaga. Sehingga ini menjadi tanda, satu, pemerintah kota menjaga tradisi. Kedua, pemerintah kota memastikan adik-adik yang ikut khitan ini punya masa depan cerah. Jadi, tiap tahun, besok juga ada Madiun Khitanan,” ucap dia.

Bagus mengatakan, Madiun Khitanan ini diikuti 120 perserta yang sebelumnya sudah mendaftar. “(Rangkaian acara) HUT (Hari Ulang Tahun) Kota Madiun ini tidak hanya pemerintah kota, kami kerjasama dan banyak dibantu stakeholder-stakeholder, salah satunya hari ini adalah Nurul Hayat dan Baznas,” ujar Plt Wali Kota yang juga ketua DPW PSI Jawa Timur itu.

Kepala Cabang Nurul Hayat Madiun Khoirurrohman menambahkan, pelaksanaan Madiun Khitanan ini melibatkan sekitar 15 hingga 20 tenaga kesehatan profesional. Dengan dukungan tenaga medis yang memadai, proses khitan dapat berlangsung cepat dan aman. “Meskipun ini khitan masal, namun kami tidak menggunakan tenaga yang asal-asalan, kami gunakan tenaga yang profesional,” ujar dia.

Dalam pelaksanaan khitan ini, Nurul Hayat menggandeng lembaga lain. “Metode yang kami pakai, Alhamdulillah sudah bertahun-tahun Nurul Hayat bekerjasama dengan Super Ring Indonesia, sehingga pelaksanaan khitan berjalan lancar, tanpa jarum suntik,” ucap dia. Dengan metode ini, Khoirurrohman menjelaskan, anak-anak bisa langsung beraktivitas usai menjalani khitan.

Untuk masa penyembuhan pasca khitan, Khoirurrohman menjelaskan, setiap anak berbeda-beda, namun umumnya antara dua hari sampai satu minggu. “Tergantung juga tebal dan tidaknya kulit,” ucap dia. Pasca khitan berlangsung, pendampingan juga akan dilakukan secara intensif. “Seluruh peserta kami fasilitasi satu grup, sehingga kalau ada keluhan bisa konfirmasi pada yang mengkhitan,” ucap dia.

Menurut dia, sebelum dikhitan, para peserta telah menjalani pemeriksaan medis dan pengecekan kesiapan psikologis. “Sejak daftar sudah kami arahkan, kami menggunakan tenaga profesional yang kalau di luar sana biayanya sekitar Rp2 juta, nah di sini gratis. Lalu (kami angkat slogan) ‘Khitan Ceria’, sehingga sejak anak daftar anak-anak ini sudah ceria. Harapanya seperti itu, untuk kesiapan psikologisnya,” ucap dia.

Khoirurrahman menjelaskan, para peserta yang mengikuti Madiun Khitan, kali ini ada usia Taman Kanak-kanak (TK) hingga SD. Dalam acara Madiun Khitanan ini, selain diselenggarakan gratis, peserta khitan juga menerima bingkisan dan uang saku, sebagai bentuk dukungan serta apresiasi dari para penyelenggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....