Warga Sayutan Datangi DPRD Magetan, Desak Penutupan Tambang Galian C

  • 04 Jun 2026 00:01 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, mendatangi kantor DPRD Magetan pada Rabu (3/6/2026) untuk menyuarakan penolakan terhadap aktivitas tambang galian C yang beroperasi di wilayah mereka.

Dalam aksinya, warga menilai kegiatan pertambangan tersebut telah menimbulkan berbagai dampak yang merugikan masyarakat sekitar, mulai dari kerusakan lingkungan hingga gangguan terhadap kenyamanan hidup warga.

Perwakilan warga, Dakun, menegaskan bahwa tuntutan utama masyarakat adalah penghentian total aktivitas tambang.

“Mintanya tambang ditutup. Ini demi menjaga kelestarian lingkungan hidup untuk masa depan anak cucu kami,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Senada dengan itu, warga lainnya, Sujiran, menyebut aktivitas tambang yang disebut telah berlangsung sekitar satu tahun terakhir itu memunculkan sejumlah persoalan di lapangan. Di antaranya kerusakan jalan, kedekatan area tambang dengan sumber air warga, serta lokasinya yang berdekatan dengan permukiman dan area pemakaman.

“Sudah sekitar satu tahun, sejak 2025 ini,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, DPRD Magetan langsung merespons dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan menghadirkan pihak terkait, termasuk perwakilan masyarakat serta pihak pengelola tambang.

Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono mengatakan forum tersebut menjadi ruang klarifikasi bagi semua pihak untuk menyampaikan pandangan masing-masing

“Sudah disepakati pembentukan tim yang nantinya akan turun ke lapangan untuk menentukan langkah dan kebijakan yang akan diputuskan bersama,” katanya.

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati pembentukan tim khusus yang akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan pengkajian atas persoalan yang dikeluhkan warga.

"Nanti legislatif, Pemkab bersama dinas Pemprov Jatim akan coba kita bentuk tim. Termasuk dari pihak CV kita ingin lihat sejauh mana izinnya," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....