Kondusif, Umat Buddha Magetan Ikuti Ibadah Waisak Nasional Secara Virtual
- 01 Jun 2026 00:25 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Perayaan Hari Raya Waisak 2570 Buddhis Era (BE) di Vihara Vimalakirti, Lingkungan Sale, Kelurahan Plaosan, Kecamatan Plaosan, berlangsung lancar dan khidmat, Minggu (31/5/2026). Sejumlah umat Buddha mengikuti rangkaian ibadah yang digelar di vihara tersebut.
Selain melaksanakan ibadah yang dipimpin Pandita Suroto, umat Buddha juga mengikuti peringatan Waisak Nasional secara daring. Kegiatan yang dipandu Sangha Niciren Shoshu itu menghadirkan Pesan Tri Suci Waisak yang disampaikan Risho Tozawa dari Kuil Hosei-Ji Jakarta dan diikuti secara serentak dari berbagai vihara.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, aparat kepolisian dari Polsek Plaosan bersama personel Satuan Samapta Polres Magetan melakukan pengamanan di sekitar lokasi ibadah. Kehadiran petugas bertujuan menjaga situasi tetap aman selama rangkaian perayaan berlangsung.
Kapolsek Plaosan AKP Budi Witarno mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah keagamaan.
"Kami ingin memastikan seluruh umat dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk. Karena itu personel kami siagakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan," ujar Budi.
Menurutnya, situasi selama pelaksanaan Waisak terpantau aman dan tertib. Tidak ada gangguan yang berarti hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.
Pada kesempatan tersebut, AKP Budi juga menyampaikan apresiasi terhadap kehidupan masyarakat di sekitar vihara yang selama ini dinilai mampu menjaga hubungan baik antarumat beragama.
"Kerukunan yang terjalin di lingkungan ini patut dipertahankan. Warga saling menghormati dan memberikan ruang bagi setiap pemeluk agama untuk menjalankan ibadahnya dengan tenang," katanya.
Ia berharap semangat toleransi yang telah tumbuh di tengah masyarakat dapat terus dijaga. Menurutnya, keharmonisan di tingkat lingkungan menjadi modal penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih selektif dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial.
"Jangan langsung mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Verifikasi terlebih dahulu agar tidak ikut menyebarkan berita yang menyesatkan atau hoaks," tegasnya.
Perayaan Waisak di Vihara Vimalakirti pun berakhir dalam suasana damai. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehidupan masyarakat yang tetap menjaga toleransi dan saling menghormati di tengah perbedaan keyakinan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....