Dispendikbud Madiun Sosialisasikan 4 Jalur SPMB jenjang SMP Tahun 2026/2027
- 31 Mei 2026 13:22 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun menyosialisasikan empat jalur penerimaan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP tahun ajaran 2026/2027. Pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 2-30 Juni 2026.
Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun, Arif Hendro Karyoto, menjelaskan masing-masing jalur penerimaan memiliki kuota yang telah ditetapkan.
"Domisili 40 persen, afirmasi 20 persen, mutasi 5 persen, prestasi 35 persen. Jadi total semuanya 100 persen," ujar Arif, Minggu 31 Mei 2026.
Arif menjelaskan jalur mutasi umumnya digunakan oleh calon peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua, sehingga jumlah pendaftarnya cenderung lebih sedikit dibanding jalur lainnya. Oleh sebab itu, ketentuan SPMB mengatur bahwa sisa kuota jalur mutasi dapat dialihkan kepada calon murid yang belum diterima melalui jalur prestasi.
Selain itu, terdapat penyesuaian komposisi kuota pada pelaksanaan SPMB tahun ini. Kuota jalur prestasi yang sebelumnya minimal 25 persen, tahun ini ditetapkan sebesar 35 persen. Menurut Arif, penyesuaian tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan BPPMP Jawa Timur untuk mempertegas pelaksanaan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025.
Dispendikbud Kabupaten Madiun juga telah melakukan pemetaan calon peserta didik. Berdasarkan data, terdapat 8.641 calon lulusan SD/MI tahun ini, sementara total daya tampung SMP negeri dan swasta di Kabupaten Madiun mencapai 7.008 kursi yang tersebar di 53 sekolah.
Arif mengatakan calon lulusan SD/MI memiliki sejumlah pilihan untuk melanjutkan pendidikan, seperti MTs, pondok pesantren, maupun Sekolah Rakyat yang mulai menerima peserta didik tahun ini.
Dispendikbud Kabupaten Madiun juga telah menyelesaikan berbagai tahapan persiapan pelaksanaan SPMB. Mulai dari sosialisasi kepada sekolah, pengumuman pelaksanaan, hingga uji coba aplikasi pendaftaran.
Untuk mendukung pelaksanaan pendaftaran daring, beberapa sekolah telah menggunakan layanan internet Starlink. Dispendikbud juga menyiapkan posko SPMB di satuan pendidikan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala saat pendaftaran. Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN guna mengantisipasi gangguan pasokan listrik selama pelaksanaan SPMB berlangsung.
Arif berharap seluruh tahapan SPMB tahun ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar. Ia juga berharap sekolah, tim pelaksana, dan masyarakat memahami mekanisme penerimaan murid baru yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....