Dosen Asal Madiun Jadi Saksi Detik-detik Bus STJ Magetan Terguling di Tol Jombang

  • 22 Mei 2026 20:52 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah perusahaan otobus asal Magetan PO Sudiro Tungga Jaya (STJ) di ruas Tol Jombang-Mojokerto KM 686+700 jalur A, Kamis (21/5/2026) pagi, menyisakan pengalaman traumatis bagi para penumpangnya. Salah satunya dialami Ardi Wina Saputra, dosen Universitas Widya Mandala Kampus Madiun yang turut berada di dalam bus saat insiden terjadi.

Bus bernomor polisi AE-7264-UP jurusan Magetan–Surabaya itu dilaporkan terguling setelah diduga hilang kendali dan menghantam beton pembatas jalan tol sekitar pukul 05.20 WIB. Kendaraan kemudian melintang hingga ke jalur berlawanan.

Ardi mengatakan dirinya menaiki bus dari wilayah Madiun sekitar pukul 04.00 WIB dan duduk di bagian belakang sisi kanan. Selama perjalanan awal, ia tidak merasakan adanya gangguan maupun kondisi mencurigakan pada kendaraan.

Namun sebelum kecelakaan terjadi, bus sempat berhenti di rest area. Menurut Ardi, beberapa penumpang menduga sopir beristirahat sejenak.

“Bus sempat berhenti di rest area. Ada yang bilang sopir istirahat atau ke kamar kecil. Mungkin memang sudah lelah atau mengantuk, ada yang mengira ada kerusakan di armada,” ujarnya, Kamis (21/5/2026)

Tak lama setelah kembali melanjutkan perjalanan, suasana mendadak berubah saat bus menghantam pembatas jalan tol dan oleng ke arah kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Benturan keras membuat kepanikan terjadi di dalam bus.

Ardi mengaku para penumpang yang masih sadar langsung berupaya menyelamatkan diri dengan keluar secara mandiri dari badan bus yang terguling. Di tengah proses evakuasi, ia melihat sejumlah korban mengalami luka cukup serius, termasuk kru bus.

“Semua terjadi cepat. Setelah benturan, kami berusaha keluar sendiri. Ada penumpang yang tidak sadar dan ada kru bus yang mengalami luka parah,” katanya.

Akibat kecelakaan tersebut, sembilan orang mengalami luka-luka. Lima korban di antaranya dilaporkan menderita luka berat termasuk awak bus.

Petugas kepolisian bersama tim evakuasi tiba di lokasi tak lama setelah kejadian untuk mengevakuasi korban dan mengamankan arus lalu lintas. Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans, sementara penumpang selamat dipindahkan menggunakan bus pengganti.

Ardi sendiri mengaku selamat tanpa luka serius. Ia hanya mengalami nyeri ringan di bagian kaki serta jaket yang dikenakannya robek akibat benturan.

“Saya masih bisa melanjutkan perjalanan ke Surabaya menggunakan bus pengganti bersama beberapa penumpang lain. Sebagian ada yang dibawa ambulans dan ada juga yang memilih pulang,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit PJR Jatim III, Sudirman, menyebut kecelakaan diduga dipicu pengemudi yang mengantuk sehingga kendaraan keluar jalur dan menabrak median jalan.

“Bus oleng ke kanan, masuk median tengah dan menabrak beton pembatas jalan, hingga terlempar ke lajur arah berlawanan,” berdasar keterangan yang diterima RRI.

Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan bus tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....