Penuturan Penumpang STJ yang Alami Laka di Jombang: Sempat Berhenti di Rest Area

  • 21 Mei 2026 16:47 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Diduga akibat pengemudi mengantuk, sebuah bus antarkota milik PO Sudiro Tungga Jaya (STJ) jurusan Magetan-Surabaya mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 686+700 jalur A, Kamis (21/5/2026) pagi sekitar pukul 05.20 WIB.

Bus bernomor polisi AE-7264-UP yang bermarkas di Magetan tersebut mengangkut belasan penumpang menuju Surabaya mengalami oleng ke kanan, menabrak beton pembatas di jalan tol, hingga badan bus melintang ke jalur B arah berlawanan.

Akibat insiden keras ini, sembilan orang dilaporkan mengalami luka-luka, di mana lima di antaranya menderita luka berat termasuk awak Bus.

Salah seorang penumpang Ardi Wina Saputra (34) mengaku saat kejadian dirinya duduk di bagian belakang sebelah kanan bus dan tidak merasakan kejadian janggal selama perjalanan.

“Saya berangkat dari Madiun sekitar jam 4 pagi, duduk di belakang sebelah kanan. Di awal perjalanan saya tidak merasakan ada kendala,” ujar Ardi.

Hanya saja pria yang sehari hari berprofesi sebagai Dosen di Universitas Widya Mandala Kampus Madiun itu menyebut Bus sempat berhenti di Rest Area sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

"Bus sempat berhenti di Rest Area, ada yang bilang sopir buang hajat namun ada yang bilang beristirahat sejenak. Apa ada kendala bus, kelihatannya mungkin karena mengantuk ya," bebernya.

Menurutnya, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba ketika bus menghantam pembatas jalan tol. Setelah benturan keras terjadi, para penumpang langsung berusaha keluar secara mandiri dari dalam bus termasuk dirinya, namun ada sebagian penumpang yang tak sadarkan diri.

“Bus nabrak pembatas dan oleng ke kanan ke jalur berlawanan, sekitar jam setengah 6 pagi di area Jombang. Kami mencoba keluar sendiri dulu. Waktu keluar itu saya melihat kru Bus yang lukanya cukup parah," katanya

Tak lama berselang, petugas kepolisian dan tim evakuasi datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Penumpang yang mengalami luka langsung dibawa menggunakan ambulans, sedangkan penumpang selamat melanjutkan perjalanan menggunakan armada bus pengganti dari pihak STJ dan ada yang memilih pulang.

Ardi sendiri mengaku tidak mengalami luka serius dalam peristiwa tersebut. Ia hanya mengalami benturan ringan yang menyebabkan jaketnya robek.

"Jaket saya robek, dan tidak ada luka. Cuma di bagian kaki agak sakit sedikit. Kami memutuskan lanjut perjalanan ke Surabaya dengan Bus di belakangnya, saya dan beberapa penumpang pria. Namun sebagian penumpang dievakuasi dengan ambulan, ada yang memilih pulang," tukas Ardi

Kanit PJR Jatim III, AKP Sudirman, mengatakan kecelakaan bermula ketika kendaraan yang dikemudikan Andi Awan Prabowo (37), warga Unggulrejo, tiba di lokasi kejadian dan tiba-tiba oleng ke kanan.

"Diduga pengemudi mengantuk sehingga bus keluar kendali, masuk ke median tengah, lalu menabrak beton pembatas jalan," ucapnya dalam keterangan yang diterima RRI.

Benturan keras membuat bus terguling dan menghantam pagar pengaman hingga badan kendaraan melintang ke jalur B yang merupakan arah berlawanan.

Petugas PJR Jatim III bersama pengelola jalan tol langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan kendaraan sesaat setelah menerima laporan kejadian.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan bus tersebut.(YF)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....