Cuaca Madiun Raya 20 - 22 Mei Berawan-Hujan Ringan, Waspadai Hujan Sedang-Lebat.
- 20 Mei 2026 10:40 WIB
- Madiun
RRI.CO.Id, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis kondisi atmosfer dalam beberapa hari terakhir menunjukkan Monsun Australia masih cenderung lemah sehingga suplai udara kering ke Pulau Jawa belum dominan. Di sisi lain, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 3 di Samudra Hindia serta aktifnya konvektivitas atmosfer di sebagian besar wilayah Indonesia masih mendukung pembentukan awan hujan meskipun berada dalam kondisi El Niño. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk Setiyaris mengatakan, dalam sepekan ke depan, cuaca di sebagian wilayah Jawa Timur juga dipengaruhi aktivitas gelombang tropis Equatorial Rossby Wave yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif sehingga masih berpeluang terjadi hujan lokal disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat terutama pada siang hingga malam hari. Sedangkan cuaca wilayah Madiun Raya dalam 3 hari ke depan didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi terutama di wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, Pacitan dan Ngawi. Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini di wilayah Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan dan Ngawi,” ungkap Setiyaris, Rabu, 20 Mei 2026.
Setiyaris mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berskala lokal, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. ( Shabrina ).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....