Sebulan Lebih, Dishub Magetan Masih Lanjutkan Uji Coba Pengalihan Arus
- 19 Mei 2026 13:05 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan, Jawa Timur masih melanjutkan uji coba pengalihan arus di sejumlah ruas jalan utama. Pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut hingga kini masih dalam tahap evaluasi sambil menunggu finalisasi laporan yang akan disampaikan ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Magetan, Achmad Fauzi Ichsan, menyebut uji coba pengalihan arus masih berlangsung dan terus dipantau perkembangannya di lapangan. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas kebijakan tersebut, termasuk menyesuaikan kebutuhan rambu lalu lintas pada beberapa titik yang dianggap perlu.
Menurut Fauzi, penambahan maupun pelepasan rambu masih dilakukan mengikuti arahan dari Dishub Provinsi Jawa Timur yang telah melakukan survei lapangan sekitar dua pekan lalu. Penyesuaian itu menjadi bagian dari penyempurnaan skema agar penerapan pengalihan arus berjalan optimal.
“Uji coba masih berlangsung sambil terus dievaluasi dan dilaporkan ke Dishub Provinsi. Kami juga masih melakukan pelepasan dan penambahan rambu di titik tertentu sesuai arahan hasil survei dari provinsi,” ujar Fauzi, Selasa (19/5/2026).
Ia menambahkan, Dishub Provinsi Jawa Timur telah melakukan inspeksi terkait penerapan pengalihan arus di wilayah Magetan. Dari hasil inspeksi tersebut, terdapat sejumlah rekomendasi yang diberikan, baik terkait teknis pelaksanaan di lapangan maupun penyusunan laporan evaluasi.
“Setelah inspeksi pada 4 Mei 2026 lalu ada beberapa rekomendasi dan arahan dari provinsi. Sampai saat ini laporan pelaksanaan masih direvisi, bersamaan dengan perbaikan rambu serta perlengkapan jalan yang ada,” pungkasnya.
Sebagai informasi, uji coba pengalihan arus lalu lintas ini mulai diterapkan sejak 13 April 2026 sebagai bagian dari upaya penataan lalu lintas di kawasan perkotaan Magetan. Selama lebih dari satu bulan pelaksanaan, evaluasi terus dilakukan untuk mengukur dampaknya terhadap kelancaran kendaraan dan aktivitas masyarakat di sekitar jalur yang terdampak.
Berdasarkan skema rekayasa terbaru, perubahan arus terjadi di sejumlah ruas vital. Pada sektor Jalan P.B. Sudirman dan sebagian Jalan Pahlawan, jalur yang sebelumnya berlaku dari barat ke timur kini dialihkan menjadi satu arah dari timur ke barat. Sementara itu, pada ruas Jalan Kresno, Jalan Pandu, hingga Jalan Bismo, arah lalu lintas justru berbalik, dari yang semula timur ke barat menjadi barat ke timur.
Pemerintah daerah melalui Dishub menyatakan hasil uji coba sejak 13 April tersebut akan menjadi dasar kajian lanjutan untuk menentukan apakah rekayasa arus ini akan diterapkan secara permanen atau masih memerlukan penyesuaian lanjutan sesuai kondisi di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....