Ngawi Kekurangan Guru, Ini Penjelasan Dindikbud

  • 19 Mei 2026 09:14 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ngawi - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi mencatat terjadi defisit sekitar 500 guru di berbagai jenjang pendidikan. Sehingga tenaga pengajar di Kabupaten Ngawi masih mengalami kekurangan

Kepala Bidang Pemetaan Distribusi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dindikbud Ngawi, Lantik Kusuma Aji, menyampaikan kekurangan guru dipicu tingginya angka pensiun dalam dua tahun terakhir. Ada sekitar 200 hingga 250 guru yang memasuki masa pension setiap tahun di Kabupaten Ngawi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga pengajar di sekolah-sekolah semakin meningkat.

“Di Kabupaten Ngawi sendiri kita mengalami kekurangan sekitar 500 guru. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi gelombang pensiun guru dalam dua tahun terakhir,” kata Lantik, Senin 18 Mei 2026

Lantik melanjutkan langkah sementara untuk menutup kekurangan tenaga pengajar, sejumlah sekolah dibantu guru honorer. Ada juga kepala sekolah yang ikut mengajar di kelas.

Lantik menyebut, sekarang ini ada sekitar 350 guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah-sekolah di bawah naungan Dindikbud Ngawi. Sementara terkait surat edaran Kemendikdasmen mengenai batas waktu tenaga honorer, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....