Dari HUT hingga SPMB, Plt. Wali Kota Madiun Berikan Arahan ke OPD
- 18 Mei 2026 22:17 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun — Organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun menerima sejumlah arahan menjelang berbagai agenda penting pada Juni mendatang.
Arahan tersebut disampaikan saat apel pejabat di Balai Kota Madiun, Senin 18 Mei 2026.
Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan Juni menjadi bulan penting bagi Kota Pendekar karena sejumlah agenda besar akan berlangsung.
Mulai dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Madiun hingga pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Menurutnya, seluruh OPD dan BUMD harus terlibat aktif dalam menyemarakkan HUT Kota Madiun.
Ia menegaskan perayaan ulang tahun kota tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora), melainkan seluruh perangkat daerah.
“Saya tidak ingin HUT Kota Madiun tahun 2026 ini hanya Disbudparpora. Semua dinas, BUMD harus terlibat. Saya selalu bilang ke kepala dinas, kita ini satu tim. Tidak bicara OPD per OPD,” ujarnya.
Selain melibatkan seluruh OPD dan BUMD, persiapan HUT ke-108 Kota Madiun juga diikuti penataan sejumlah fasilitas kota seperti pengecatan trotoar dan median jalan. Seluruh kantor OPD dan BUMD juga diminta mendekor lingkungan masing-masing yang nantinya akan dinilai dari segi kreativitas.
Bagus juga meminta jajaran OPD menjadi contoh dalam program pemilahan sampah dari rumah yang akan mulai dicanangkan pada Juni mendatang. Ia menambahkan pemerintah kota akan melakukan pengecekan langsung ke kantor-kantor OPD terkait pelaksanaan program tersebut.
“Saya akan cek nanti keliling satu-satu dadakan,” tegasnya.
Terkait pelaksanaan SPMB, Bagus meminta seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara sekolah dan Dinas Pendidikan selama proses penerimaan murid baru berlangsung.
Bagus juga mengapresiasi respons OPD terhadap pengaduan masyarakat yang dinilai sudah berjalan baik. Namun, ia menegaskan percepatan kerja pemerintah kota tetap harus berjalan terarah dan sesuai perencanaan pembangunan daerah.
“Semuanya ngegas tapi terarah. Semua harus sesuai perencanaan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....