Jemaah Calon Haji Kota Madiun Kumpulkan Koper di Kantor Kemenag

  • 22 Mei 2023 11:55 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Koper milik jemaah calon haji (JCH) Kota Madiun telah terkumpul di Asrama Haji setempat, Senin (22/5/2023). Koper tersebut akan diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Selasa pagi (23/5/2023) mendahului keberangkatan JCH.

Seorang JCH asal Kelurahan Rejomulyo, Sri Bingatun mengatakan, koper yang ia bawa berisi alat salat, pakaian, sarung tangan, dan keperluan lainnya. Ia bersyukur tahun ini bisa berangkat ke tanah suci setelah menunggu 13 tahun, bahkan sempat tertunda hingga tiga kali.

"Alhamdulillah senang sekali bisa berangkat ke tanah suci. Saya dan suami daftar tahun 2010, seharusnya 2020 berangkat. Tapi karena ada covid-19 dua tahun, dan penundaan sekali karena usia, maka tahun ini baru bisa berangkat," kata perempuan berusia 65 tahun ini.

Di kesempatan yang sama, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kota Madiun, Koirul Kamami menyatakan, koper para jemaah yang sudah terkumpul dilakukan pengecekan oleh petugas. Utamanya berat koper tidak boleh lebih dari 20 kg.

"Termasuk barang-barang yang dilarang dibawa ya seperti barang elektronik, senjata tajam yang mengandung besi, serta barang yang baunya menyengat juga tidak boleh dibawa," ucapnya.

Kamami menegaskan, para jemaah sudah memahami aturan penerbangan tersebut. Apalagi sosialisasi juga telah diberikan berulang kali kepada para jemaah.

Seperti diketahui, JCH Kota Madiun masuk dalam kelompok terbang (kloter) 2, bersama JCH asal Bangkalan. Dari Kota Madiun, ada 157 JCH yang berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 23 Mei. Sedangkan 15 orang lainnya masuk cadangan, yang berangkatnya tidak bersamaan.

Dari 157 yang berangkat, rinciannya lunas tunda sesuai urutan porsi dan lansia sebanyak 155 orang. Kemudian satu orang petugas haji daerah (PHD), dan satu orang pembimbing dari kelompok bimbingan ibadah haji dan umroh (KBIHU).

"Saya berharap setelah pengumpulan koper ini, jemaah istirahat. Jangan sampai tenaganya diforsir karena menerima tamu, jagongan atau begadang, agar besok tenaganya tidak terkuras. Kita setelah sampai di Asrama Haji Sukolilo Surabaya diberikan waktu dua hari disana baru terbang ke Madinah. Masa terbangnya 11 jam," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....