Cuaca Madiun Raya 17 -19 Mei Berawan dan Hujan Ringan, Waspadai Hujan Sedang - Lebat.

  • 17 Mei 2026 11:49 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca di Indonesia masih menunjukkan karakteristik masa peralihan musim dengan cuaca siang yang terasa lebih panas akibat berkurangnya tutupan awan. Namun, kelembapan udara yang masih cukup tinggi membuat pemanasan tersebut tetap mampu memicu pertumbuhan awan hujan pada sore hingga malam hari. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk Setiyaris mengungkapkan, di Pulau Jawa, pelemahan monsun Australia masih mendukung peningkatan potensi hujan, meskipun dalam tiga hari ke depan intensitasnya diprakirakan sedikit menurun. Hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi merata, sementara hujan sedang hingga lebat diperkirakan dominan di wilayah utara Jawa pada 17 Mei. Selanjutnya pada 19 Mei, terbentuknya sirkulasi siklonik di selatan Jawa berpotensi kembali meningkatkan hujan lebat, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang dapat disertai kilat dan angin kencang sesaat. Sedangkan untuk wilayah Madiun Raya 17 hingga 19 Mei didominasi cuaca berawan dan hujan dengan intensitas ringan. Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan dapat disertai kilat dan angin kencang.

”Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat terjadi di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, Ponorogo, Pacitan dan Ngawi. Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di Kota Madiun, Kabupaten Magetan dan Ngawi.” Ungkap Setiyaris, Minggu 17 Mei 2026.

Setiyaris mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. ( Shabrina ).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....