Madiun Raya 14 -16 Mei Berawan - Hujan Ringan, Waspadai Peningkatan Hujan Sedang - Lebat.
- 14 Mei 2026 14:10 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, meski saat ini wilayah Jawa Timur sudah mulai terasa lebih panas, hujan belum sepenuhnya menghilang. Hujan dengan skala lokal masih berpotensi turun di beberapa wilayah akibat kondisi atmosfer yang masih cukup dinamis. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk Setiyaris mengungkapkan diperkirakan periode 15 hingga 20 Mei akan terjadi peningkatan potensi hujan di Jawa Timur. Selain melemahnya monsoon Australia Kondisi ini dipengaruhi oleh adanya aktivitas gelombang Equatorial Rossby dan Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 3 di wilayah Samudra Hindia barat Sumatera yang mendukung peningkatan kelembapan udara dan pembentukan awan hujan, dengan peluang hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara lokal terutama pada siang menjelang sore dan malam hari. Meskipun demikian, karakter hujan cenderung tidak merata dan lebih bersifat konvektif lokal. Sedangkan cuaca wilayah Madiun Raya 14 hingga 16 Mei didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Potensi peningkatan intensitas hujan sedangan hingga lebat dapat terjadi di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, Pacitan dan Ngawi. Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini berpotensi terjadi di Kabupaten Madiun dan Ngawi,” ungkap Setiyaris, Kamis 14 Mei 2026.
Setiyaris mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berskala lokal, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. ( Shabrina ).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....