Solusi Harga Telur Anjlok, DPRD Magetan Dorong MBG Serap Produk Peternak Lokal
- 09 Mei 2026 02:03 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - DPRD Magetan mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi anjloknya harga telur ayam di tingkat peternak. Salah satu solusi yang didorong adalah memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyerap produksi telur lokal Magetan.
Anggota DPRD Magetan menilai program MBG seharusnya bisa menjadi intervensi nyata pemerintah dalam membantu peternak telur yang saat ini tengah tertekan akibat harga jual yang terus turun.
“Pemerintah daerah harus melakukan intervensi untuk mengangkat harga telur. Salah satunya dengan meningkatkan permintaan telur dari peternak lokal,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
DPRD juga meminta Satgas MBG tidak hanya menjalankan program secara administratif, tetapi benar-benar mengarahkan mitra pengolah SPPG agar membeli telur dari peternak Magetan.
“Satgas MBG harus mengarahkan mitra pengolah SPPG mengambil telur lokal dari Magetan. Ini bentuk intervensi nyata yang dibutuhkan peternak,” tegasnya.
Menurut DPRD, hingga kini belum terlihat langkah serius pemerintah daerah dalam mendorong penyerapan telur lokal. Akibatnya, banyak peternak kesulitan menjual hasil produksinya di tengah harga yang terus merosot.
Dewan menilai pemerintah tidak bisa sepenuhnya menyerahkan persoalan harga telur kepada mekanisme pasar. Sebab, kondisi saat ini membuat peternak semakin terbebani oleh tingginya biaya produksi, terutama harga pakan.
“Anjloknya harga telur dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari mahalnya pakan akibat situasi global hingga kondisi pasar dan tingkat konsumsi masyarakat,” katanya.
Saat ini harga telur ayam di tingkat peternak Magetan berada di kisaran Rp22.800 per kilogram, jauh di bawah harga acuan pemerintah sebesar Rp26.500 per kilogram. Kondisi tersebut membuat banyak peternak mengaku merugi karena harga jual tidak sebanding dengan biaya produksi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....