Madiun Raya 11-13 Mei 2026 Cerah Berawan, Potensi Hujan Ringan-Sedang Skala Lokal.
- 11 Mei 2026 11:41 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteoroli, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, kondisi atmosfer di wilayah Jawa Timur masih dipengaruhi oleh penguatan Monsun Australia. Angin monsun membawa massa udara relatif kering dari wilayah benua Australia menuju Indonesia bagian selatan, sehingga kandungan uap air di atmosfer berkurang. Dampaknya, tutupan awan pada pagi hingga siang hari cenderung lebih sedikit, terutama di wilayah dataran rendah dan pesisir. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk Setiyaris mengungkapkan, kondisi langit yang lebih cerah menyebabkan radiasi matahari dapat mencapai permukaan bumi secara lebih maksimal sehingga suhu udara pada siang hari terasa lebih panas dan terik. Meskipun demikian, potensi hujan masih dapat terjadi, terutama hujan bersifat lokal dengan durasi singkat pada sore atau malam hari. Sementara cuaca Madiun Raya 3 hari ke depan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas ringan-sedang dalam skala lokal.
“Jadi masih ada potensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada sore atau malam hari di wilayah di Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan dan Ngawi.,” ungkap Setiyaris, Senin, 11 Mei 2026.
Hujan lokal ini umumnya dipicu oleh pemanasan permukaan yang cukup kuat pada siang hari sehingga membentuk awan konvektif di beberapa daerah yang memiliki dukungan kelembapan cukup, seperti wilayah pegunungan atau daerah dengan topografi kompleks. Setiyaris mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berskala lokal, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Setiyaris juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. ( Shabrina ).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....