TP PKK Kabupaten Madiun Dorong Pendataan Keluarga Berbasis Digital lewat SIM PKK
- 06 Mei 2026 16:48 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun — Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun mendorong pendataan keluarga berbasis digital melalui Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (SIM PKK).
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun selaku Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Fitriya Noer Hidhayati Purnomo Hadi, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Evaluasi Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK di Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Rabu 6 Mei 2026.
Fitriya mengatakan penggunaan SIM PKK telah disosialisasikan kepada kader di tingkat desa dan kecamatan. Ia berharap seluruh data keluarga dapat dimasukkan ke dalam sistem tersebut.
Ia menjelaskan, data yang dihimpun melalui SIM PKK mencakup informasi setiap keluarga, seperti jumlah anggota keluarga dan kondisi tempat tinggal. Melalui SIM PKK, data tersebut nantinya dapat dilihat langsung oleh tingkat kabupaten.
"Di dalam SIM PKK itu sudah ada berbagai macam informasi per keluarga. Kami dari PKK Kabupaten Madiun sangat berharap bahwa SIM PKK itu jalan," ujarnya.
Fitriya menegaskan peran dasawisma tetap menjadi ujung tombak dalam pendataan keluarga di tingkat desa. Namun ke depan, kader diharapkan tidak lagi harus mendatangi setiap rumah karena pengisian data dapat dilakukan melalui tautan digital oleh masing-masing keluarga.
"Kami mengedukasi agar dasawisma punya inovasi membuat link (tautan) yang dikirimkan ke keluarga. Misalkan ada anaknya yang sudah paham gadget, mereka bisa memasukkan data ke link itu, sehingga kami bisa langsung memantau secara akurat," ujar Fitriya.
Ia menyebut, saat ini sebagian pendataan sudah mulai memanfaatkan platform seperti Google Drive. Namun ke depan, PKK Kabupaten Madiun menargetkan transisi penuh ke aplikasi SIM PKK.
"Jadi nanti kedepannya, kami sangat berharap sekali tidak memakai buku yang bertumpuk-tumpuk. Karena dengan membuka aplikasi SIM PKK, sudah tahu semua apa yang ada di desa itu secara real-time."
Fitriya juga berharap penerapan digitalisasi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa guna memastikan sistem ini berjalan sebagai basis data keluarga yang terintegrasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....