DPPTK Ngawi Berharap Distribusi Minyakita Merata
- 06 Mei 2026 12:26 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ngawi - Komoditas minyak goreng bersubsidi Minyakita langka di sejumlah pasar. Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi berharap distribusi Minyakita merata di pasar.
Kepala Bidang Tata Niaga Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi, Susana Ika Herawati, menyampaikan DPPTK Ngawi berperan sebagai pendamping penyaluran. Distribusi Minyakita dari pusat memang difokuskan secara khusus untuk pasar yang terdaftar di Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) yakni pasar Walikukun.
"Kita hanya mendampingi saja, untuk masalah stok tetap Bulog yang membagi. Jadi misal ada stok Bulog berlebih, kita sebenarnya sangat berharap untuk Minyakkita bisa kita distribusikan ke semua pasar tradisional. Tapi mungkin untuk saat ini baru fokus di pasar SP2KP " kata Susana, Senin 4 Mei 2026 memberikan penjelasan kepada media.
Susana mengungkapkan Pasar-pasar tradisional lain di Kabupaten Ngawi baru bisa mendapatkan pasokan Minyakita apabila terdapat limpahan atau sisa kuota dari titik distribusi utama di Pasar Walikukun. Disisi lain, sesuai aturan, pedagang diwajibkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai syarat untuk mengecerkan Minyakita. Namun sejauh ini, minim pedagang yang mengurus NIB.
Susana melanjutkan sejumlah pedagang enggan mengurus NIB. Sehingga mereka kulakan Minyakita dari pihak ketiga. Dampaknya hal ini berpengaruh terhadap harga Minyakita di pasar. Diketahui, Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi Minyakita sebesar Rp 17.500/liter, namun di tingkat konsumen harga dapat mencapai Rp 22.000 per liter. Berdasarkan catatan dinas, pihak Bulog terakhir kali mendistribusikan Minyakita di Pasar Walikukun pada akhir bulan April 2026 sebanyak 150 dus atau sekitar 1.800 liter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....