Harga Pangan Kembali Normal, Kota Madiun Alami Deflasi 0,02% pada April 2026

  • 05 Mei 2026 21:00 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Harga sejumlah bahan pangan di Kota Madiun turun setelah momen Lebaran. Penurunan ini mendorong terjadinya deflasi sebesar 0,02 persen secara bulanan pada April 2026.

Deflasi ini menjadi yang kedua sepanjang tahun 2026, setelah sebelumnya juga terjadi pada Januari lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Abdul Azis, pada Senin 4 Mei 2026, mengatakan penurunan harga paling besar terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Ia menyebut daging ayam ras menjadi komoditas yang menyumbang deflasi terbesar setelah harganya turun 12,49 persen. Penurunan harga tersebut memberikan andil -0,19 persen terhadap deflasi pada April 2026.

Selain itu, beberapa komoditas lain seperti cabai rawit, telur ayam ras, emas perhiasan, dan tarif angkutan antarkota juga ikut mengalami penurunan.

Azis menjelaskan, turunnya harga ini terjadi karena kondisi pasar kembali normal setelah Lebaran. Sebelumnya, saat Ramadan dan Idul Fitri, permintaan masyarakat meningkat sehingga harga sempat naik.

“Di bulan April ini harga kembali normal setelah sebelumnya mengalami kenaikan saat Ramadan dan Idul Fitri,” katanya.

Meski kembali mengalami deflasi untuk kedua kalinya pada tahun 2026, Azis menilai kondisi ekonomi Kota Madiun masih cukup stabil dan kuat. Namun, ia menegaskan kewaspadaan diperlukan karena Kota Madiun bukan daerah penghasil komoditas utama, sehingga masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

"Jadi tetap harus dijaga pasokannya dari luar daerah," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....