BPBD Ngawi Meminimalisir Dampak Bencana Hidrometeorologi di Musim Pancaroba.

  • 05 Mei 2026 20:13 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama masa pancaroba. Meski saat ini mulai memasuki awal musim kemarau, namun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi turun di sejumlah daerah. Sekretaris BPBD Ngawi, Teguh Puryadi mengatakan, sesuai informasi dari BMKG kondisi cuaca saat ini masih belum stabil. Pola hujan juga cenderung tidak merata dan terkadang disertai petir maupun angin kencang. Menurut Teguh Puryadi, untuk meminimalisir dampak bencana yang terjadi, BPBD mengadakan mitigasi, antara lain melakukan perampingan pohon rawan tumbang.

“Jadi BPBD bersama intansi terkait secara rutin melakukan perampingan pohon yang dinilai rawan tumbang, karena bisa membahayakan masyarakat yang lewat,” ungkap Teguh Puryadi, Selasa 5 Mei 2026.

Selain itu BPBD bersama instansi lain, seperti TNI dan Polri juga melakukan bersih-bersih sungai untuk mencegah terjadinya bencana banjir karena tersumbatnya aliran air. Sebab menurut Tegus Puryadi, meski wilayah Ngawi tidah terjadi hujan, namun jika wilayah hulu hujan deras, seperti Madiun dan Ponorogo, juga dapat berdampak pada meningkatnya debit air sungai yang mengalir ke Ngawi. ( Shabrina )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....