Petugas Periksa Kesehatan Hewan jelang Idul Adha

  • 04 Mei 2026 22:31 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ngawi - Petugas kesehatan hewan Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) menggencarkan pemeriksaan terhadap hewan kurban di sejumlah pasar hewan. Hal ini untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan terbebas dari Penyakit. Termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan DPP Kabupaten Ngawi, Tony Wibowo, menyampaikan DPP melakukan antisipasi dini terhadap PMK dan LSD. Sebab penyakit ini termasuk kategori penyakit hewan menular strategis. DPP melakukan upaya pencegahan dan penyekatan penyebaran. Khususnya di lokasi padat transaksi seperti pasar hewan.

"Fokus kami saat ini adalah skrining fisik terhadap PMK dan LSD pada hewan ternak, khususnya sapi dan kambing. Karena kedua penyakit menular strategis ini sangat perlu diwaspadai penyebarannya," kata Tony, Senin 4 Mei 2026.

Tony menjelaskan, pemeriksaan klinis secara detail dilakukan untuk meminimalkan masuknya virus PMK dan LSD ke wilayah Kabupaten Ngawi. Pengawasan ketat terhadap lalu lintas dan kesehatan hewan kurban akan terus dilaksanakan hingga hari pelaksanaan penyembelihan pada momen Iduladha mendatang.

Diketahui, hewan yang terkena PMK ditandai dengan gejala demam tinggi, luka di rongga mulut dan lidah, air liur berlebih (hipersalivasi), hingga luka pada area kuku yang menyebabkan hewan pincang. Sedangkan hewan yang terkena LSD ditandai dengan munculnya benjolan-benjolan keras pada permukaan kulit hewan, demam, nafsu makan berkurang, hingga penurunan bobot ternak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....