Madiun Raya 2-4 Mei 206 Potensi Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang

  • 02 Mei 2026 10:42 WIB
  •  Madiun

RRI,CO.ID, Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, monsun Australia mulai menguat di wilayah selatan Jawa hingga NTT, yang berpotensi meningkatkan kecepatan angin di wilayah tersebut. Sementara itu, di wilayah utara Jawa, pengaruh monsun masih relatif lemah. Selain itu, aktivitas gelombang Rossby dan Madden-Julian Oscillation (MJO) yang melintas di Jawa Timur diprakirakan mencapai puncaknya pada 3–4 Mei 2026. Pengamat Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk Setiyaris mengungkapkan, kondisi itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang. Periode ini dapat menjadi fase hujan signifikan terakhir menjelang peralihan menuju musim kemarau. Sedangkan cuaca wilayah Madiun Raya dalam 3 hari ke depan didominasi cuaca berawan dan hujan dengan intensitas ringan. Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat dan juga angin kencang.

“Potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat dapat terjadi di Kabupaten Magetan, Ponorogo dan Ngawi. Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, Pacitan, Ponorogo dan Ngawi,” jelas Setiyaris, Sabtu, 2 Mei 2026.

Setiyaris mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkahlangkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. ( Shabrina ).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....