Harga Plastik Naik Berdampak pada UMKM

  • 02 Mei 2026 11:22 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ngawi - Kenaikan harga plastik, minyak goreng serta bahan baku berdampak pada sejumlah usaha di wilayah Kabupaten Ngawi. Antaralain Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) keripik tempe di Sadang, Desa Karangtengah Prandon Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Seorang perajin tempe, Kasaid, mengaku ia hanya berupaya bertahan di tengah biaya produksi yang terus meningkat. Kenaikan harga bahan baku belakangan ini cukup signifikan. Mulai harga kedelai, minyak goreng, hingga plastik kemasan.

“Kondisi sekarang ya jalan terus. namun sekarang mengingat untuk bahan plastik sama semuanya naik. Kita menyadarinya dengan menaikkan harga. Namun untuk harganya itu pertama ya untuk para pelanggan itu ya mengeluh, tapi lama-kelamaan karena di semua berita itu semuanya naik ya lama-lama kelamaan menyadari.” ujarnya.

Kasaid melanjutkan harga kedelai juga mengalami kenaikan dari sebelumnya sekitar Rp9.000 per kilogram, kini mencapai Rp10.600 per kilogram. harga minyak goreng curah juga naik mencapai Rp21.500 per liter dari sebelumnya sekitar Rp18.000 per liter. Sementara harga plastic dalam naik mencapai Rp74.000 per gulung sebelumnya sekitar Rp45.000.

Kasaid berharap harga-harga bahan baku dapat normal kembali sehingga dapat memproduksi tempe setiap hari. Sekarang ini, ia hanya mampu produksi tiga hingga empat kali seminggu. Untuk menyiasati kenaikan harga bahan baku, ia menurunkan volume produksi. Disisi lain, ia terpaksa menaikkan harga jual kepada konsumen.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....