Dewan Syuro: DPC PKB Magetan Kosong, Pengurus Baru Masih Menunggu Keputusan DPP
- 29 Apr 2026 23:10 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Hingga kini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan masih menunggu kepastian struktur baru dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Penetapan kepengurusan sepenuhnya menjadi kewenangan DPP, sehingga pengurus di tingkat cabang belum dapat menjalankan roda organisasi secara optimal.
Dewan Syuro DPC PKB Magetan, Kiai Mansur Abdullah, menegaskan bahwa pihaknya masih menantikan surat keputusan resmi sebagai dasar pembentukan kepengurusan baru. Selama belum ada keputusan tersebut, aktivitas organisasi belum berjalan maksimal.
“Kewenangan sepenuhnya ada di DPP. Kami hanya menunggu SK. Selama belum turun, kegiatan organisasi belum bisa berjalan penuh,” ujarnya.
Sebelumnya, dua nama kandidat yakni Riyin Nur Asiyah dan Agus Dwi Wibowo telah dibahas di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan final, termasuk kemungkinan penunjukan pelaksana harian.
Mansur menjelaskan, awalnya terdapat tiga calon dalam penjaringan pengurus inti. Akan tetapi, satu kandidat tidak melanjutkan proses, sehingga kini tersisa dua nama yang masih menunggu penetapan dari pusat.
Di sisi lain, kondisi ini tak lepas dari dinamika internal partai, termasuk setelah Ketua DPRD Magetan, Suratno, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir) tahun 2020–2024 oleh Kejaksaan Negeri Magetan.
Ia juga menyebutkan bahwa sejak musyawarah cabang (muscab), status kepengurusan masih demisioner. Hal tersebut berdampak pada belum optimalnya jalannya fungsi organisasi di tingkat cabang.
Selain itu, kekosongan struktur turut memengaruhi sejumlah agenda partai di daerah, seperti proses pergantian antar waktu (PAW) anggota legislatif.
Mansur menekankan pentingnya percepatan penetapan kepengurusan baru serta perlunya pendampingan bagi kader yang tengah menghadapi persoalan hukum.
“Pendampingan hukum bagi kader itu penting. Di sisi lain, kepengurusan baru juga harus segera ditetapkan agar organisasi kembali berjalan efektif,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....