Disparpora Madiun Dorong Pelibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata

  • 28 Apr 2026 11:06 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Media sosial kini menjadi pintu utama dalam mengenalkan destinasi wisata kepada publik. Namun, promosi digital perlu diimbangi dengan upaya menjaga keberlanjutan destinasi wisata di lapangan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati, dalam pembukaan workshop promosi branding Wonderful Indonesia yang digelar Kementerian Pariwisata RI di Kota Madiun, Senin 27 April 2026.

“Jangan sampai apa yang sudah kita upload, sudah kita bagus-bagus bikin konten. Tapi suatu saat masyarakat ke sana, ternyata sudah tidak ada lagi. Nah, ini juga harus kita jaga keberlanjutannya,” ujar Puji.

Puji menjelaskan, keberlanjutan tersebut menjadi tantangan di tengah keterbatasan anggaran pemerintah. Oleh sebab itu, pelibatan masyarakat dinilai menjadi kunci agar aktivitas pariwisata tetap berjalan.

Menurutnya, kemandirian masyarakat menjadi exit strategy dalam pengembangan sektor pariwisata daerah. Masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku. Puji menilai masyarakat perlu dibekali keterampilan dalam mengelola kegiatan pariwisata, agar yang mampu menggerakkan kegiatan pariwisata secara mandiri.

“Anggaran pemerintah itu tidak bisa sepenuhnya kita harapkan. Kita harus punya cara bagaimana melibatkan masyarakat untuk bisa menjadi pelaku dan meneruskan apa yang sudah dilakukan oleh kita. Masyarakat harus kita ajari bagaimana menjadi EO, bagaimana melaksanakan event, sehingga ketika dukungan pemerintah tidak ada lagi, masyarakat sudah bisa mandiri,” kata Puji.

Melalui kegiatan ini, Puji berharap semakin banyak pelaku pariwisata yang mampu mengemas potensi daerah menjadi konten menarik di media sosial. Selain memperluas promosi, hal tersebut juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Dari situ masyarakat bisa mendapatkan tambahan penghasilan, usahanya lebih dikenal, dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemandirian masyarakat menjadi tujuan akhir. Dengan bekal keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh, masyarakat diharapkan tidak lagi bergantung pada pemerintah dalam mengembangkan potensi pariwisata.

Workshop ini diikuti berbagai unsur masyarakat di Madiun, serta menghadirkan Anggota Komisi VII DPR RI, Banyu Biru Djarot, dan kreator digital Tegas dari akun halomadiun sebagai narasumber.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....