Harga Aspal Naik, Perbaikan Jalan di Ponorogo Ikut Terdampak
- 20 Apr 2026 21:01 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo - Kenaikan harga aspal nyaris hingga 20 persen imbas perang di Timur Tengah berdampak pada rencana perbaikan sejumlah ruas jalan di Ponorogo. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Jamus Kunto mengatakan, panjang ruas jalan yang akan diperbaiki pun kini dikepras.
Ia mencontohkan, dari yang seharusnya jalan yang diperbaiki sepanjang 10 km menggunakan harga lama, kini panjangnya dikurangi menyesuaikan harga terbaru.
"Memang ada kenaikan, dan itu berpengaruh terhadap capaian. Khususnya capaian Dana Alokasi Khusus (DAK), kita harus konsultasi dengan Kementerian PUPR, karena ini memengaruhi target penanganan," ujarnya, Minggu (19/4/2026).
"Seberapapun naiknya itu akan berpengaruh terhadap capaian target pengaspalan. Kan nggak mungkin kita mau ngaspal 10 km, uangnya nggak nutut lalu kita sempitkan," tambahnya.
Jamus memastikan, kenaikan harga aspal tersebut tidak memengaruhi spesifikasi dan kualitas pengerjaan proyek.
"Memang capaiannya saja yang harus kita sesuaikan. Ya panjangnya yang dikurangi, kan nggak mungkin lebarnya," jelasnya.
Ditegaskannya, perbaikan sejumlah ruas jalan di Ponorogo itu dianggarkan sekitar Rp103 Milyar. Di antaranya ruas jalan Jeruksing-Mlarak, Jalan Bathoro Katong, maupun Jalan Gajah Mada.
"Semua prioritas, karena sudah kita saring sejak akhir 2025 lalu," ungkapnya.
Rencananya, akhir bulan ini, DPUPKP Ponorogo akan menyampaikan ke unit Layanan pengadaan (ULP) untuk dilelang. Ia berharap proses tender tersebut berjalan lancar, sehingga tidak ada lelang ulang.
"Kalau semuanya lancar nanti pertengahan atau akhir bulan depan sudah kita mulai pengerjaan," kata Jamus.
Seperti diketahui, Pertamina telah merilis harga aspal yang kini mengalami kenaikan dampak terganggunya arus perdagangan minyak dunia imbas perang di Timur Tengah. Aspal kemasan drum eks Gresik naik dari Rp11.600 per kg, kini menjadi Rp13.600 per kg. Kemudian aspal jenis curah dari refinery unit IV Cilacap, dari Rp9.400 per kg pada Maret lalu, kini menjadi Rp11.565 per kg.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....