Madiun Raya 14-16 April, Cerah Berawan-Hujan Ringan, Waspada Peningkatan Hujan Lebat

  • 14 Apr 2026 11:25 WIB
  •  Madiun
Poin Utama
  • Cuaca Madiun Raya 14-16 April 2026

RRI.CO.ID, Madiun - Dinamika Atmosfer menunjukan, angin monsun Australia mulai terus mengalami peningkatan sebagi tanda-tanda musim kemarau mulai nampak dan aliran udara kering mulai memasuki wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Sebagian Jawa. Adanya tekanan rendah di barat daya Sumatera dan pola siklonik di sekitar Kalimantan Barat ikut memperkuat hembusan angin dari benua Australia. Selain itu saat ini di Samudera Pasifik mulai terbentuk siklon atau topan yang mengindikasikan perpindahan masa udara lembab dan tekanan rendah ke belahan bumi utara. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk Setiyaris mengungkapkan, keberadaan Topan Sinlaku di Samudera Pasifik secara tidak langsung turut mempengaruhi pola angin, karena sistem ini cenderung menarik aliran angin yang akan menuju selatan akan berbalik arah, sehingga suplai uap air ke Jawa Timur menjadi berkurang. Dampaknya, dalam beberapa hari kedepan, sebagian besar wilayah Jawa Timur akan cenderung mengalami kondisi lebih kering dan panas. Masyarakat tetap perlu waspada karena potensi hujan tetap ada yang sifatnya lokal dan tidak merata. Sedangkan untuk wilayah Madiun Raya secara umum cuaca 3 hari kedepan masih didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan dengan intensitas ringan.

“Secara umum cuaca Madiun Raya 14 hingga 16 April 2026 didominasi cerah berawan hingga hujan intensitas ringan, Namun perlu diwaspadai petensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, Ponorogo dan Ngawi,” ungkap Setiyaris, Selasa, 14 April 2026.

Mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih cukup dinamis dalam beberapa hari ke depan, Setiyaris mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi. Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan terutama saat beraktivitas di luar ruangan. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. ( Shabrina ).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....