Rimba Loreng Ponorogo Lakukan Penghijauan untuk Selamatkan Sumber Mata Air
- 06 Apr 2026 20:13 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Relawan dari Kelompok Pelestari Alam Rimba Loreng Ponorogo terus berjuang melakukan konservasi alam dengan melakukan penghijauan di sejumlah daerah. Penggiat konservasi untuk penyelamat sumber mata air Rimba Loreng Ponorogo Maryono mengatakan, timnya berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait selama musim hujan telah melakukan konservasi dengan fokus wilayah yang menjadi titik sumber mata air. Di antarnya di Desa Pagerukir, Slahung, Jambon, Wonopuro, Bayangkaki, Sawoo dan Desa wayang. Menurut Maryono, pola pelestarian alam saat ini mulai ada perubahan, dari yang dulunya hanya menanam, sekarang tim dari relawan juga melakukan monitor dan evaluasi (monev). Bahkan sekarang setiap wilayah sudah mendirikan Kelompok Pelestari Alam (KPA) sendiri-sendiri untuk memudahkan pemantuan tanaman maupun memetakan lokasi yang harus diprioritaskan dikonservasi, khususnya yang menjadi sumber mata air.
“Sekarang polanya mulai bergeser, kalau dulu kita hanya menanam saja tetapi sekarang juga dilakukan monev. Bahakan sekarang setiap wilayah sudah mendirikan Kelompok Pelestari Alam (KPA) sendiri-sendiri untuk memudahkan melakukan pemantaun tanaman maupun memetakan loksi mana yang menjadi prioritas konservasi,” jelas Maryono, Senin, 6 April 2026.
Jenis bibit tanaman untuk konservasi menurut Maryono dipilih jenis ficus yang mempunyai akar kuat, seperti beringin dan karet. Sedangan tanaman buah-buah atau multi hasil yang dipilih antara lain durian, alpukat, rambutan, pete, sirsat dan manggis.
Semua jenis bibit tanaman tersebut diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo yang tahun lalu menyediakan 40 ribu bibit, namun masih dalam bentuk biji. Kemudian Rimba Loreng melakukan penyemaian hingga bibit berusia 6 bulan, baru kemudian didistrubusikan untuk melakukan penanaman di lahan yang ditelah ditentukan. (Shabrina).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....