Cuaca Madiun Raya 5-7 April 2026, Waspadai Hujan Sedang-Lebat di Beberapa Daerah
- 05 Apr 2026 10:28 WIB
- Madiun
RRO.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, dinamika atmosfir monsun Australia sudah mulai mendominasi Jawa timur, namun dalam sepekan ke depan Gelombang Rossby Ekuatorial yang berpropagasi ke arah barat diprakirakan aktif melintasi sebagian wilayah Sumatra dan Jawa. Selain itu beberapa pusat tekanan rendah di sekitar selatan Kalimantan dan barat daya Sumatera menyebabkan tarikan masa udara dari utara, konvergensi dan belokan angin lemah yang masih dapat memicu pertumbuhan awan konvektif dengan didukung labilitas lokal yang kuat. Pengamat Meteorologi dan Geofisikan BMKG Nganjuk Setiyaris mengungkapkan, kondisi tersebut menyebakan kondisi cuaca di Jawa Timur cenderung cerah berawan hingga berawan pada pagi hari, dengan potensi peningkatan aktivitas konvektif pada siang hingga sore hari. Hal ini berpotensi menimbulkan hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama di wilayah pegunungan dan bagian selatan Jawa Timur. Kombinasi antara labilitas atmosfer lokal dan konvergensi angin yang lemah tetap perlu diwaspadai karena dapat memicu kejadian cuaca ekstrem skala kecil, seperti hujan lebat sesaat disertai angin kencang atau puting beliung. Kondisi ini juga mencerminkan karakteristik cuaca peralihan menuju dominasi monsun timur, di mana distribusi hujan menjadi tidak merata dan cenderung bersifat sporadis.Sedangkan cuaca wilayah Madiun Raya secara umum didominasi berawan dan hujan dengan intensitas ringan. Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas ringan – lebat dan sangat lebat.
“Perlu diwaspadai peningkatan intensitas hujan ringan hingga lebat yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Kabupaten Pacitan, serta intensitas lebat hinga sangat lebat dapat terjadi di Kabupaten Magetan,” ungkap Setiyaris, Minggu, 5 April 2026.
Setiyaris mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat juga diingatkan agar secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. (Shabrina).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....