Dinkes-PPKB Kota Madiun Gelar Vaksinasi Haji 14p47 H

  • 31 Mar 2026 14:46 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, MADIUN – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun menggelar kegiatan vaksinasi bagi jemaah haji tahun 1447 Hijriah, sebagai upaya melindungi kesehatan jemaah selama menjalankan ibadah haji.

Kepala Dinkes-PPKB Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, mengatakan vaksinasi diikuti oleh sekitar 227 calon jemaah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 30 Maret hingga Kamis, 2 April 2026 di enam puskesmas di Kota Madiun.

“Vaksinasi dilaksanakan mulai Senin hingga Kamis dan dibagi di enam puskesmas. Masing-masing puskesmas memiliki jadwal satu hingga dua hari, tergantung jumlah jemaah di wilayahnya,” jelasnya.

Adapun jenis vaksin yang diberikan meliputi meningitis, polio (IPV), dan Covid-19. Namun, dr. Denik menyampaikan pelaksanaan di lapangan lebih difokuskan pada vaksin meningitis dan polio, mengingat sebagian besar jemaah telah menerima vaksin Covid-19 hingga dosis lanjutan.

"Rata-rata jemaah ini untuk Covid-19-nya rata-rata sudah sampai dosis 2, dosis 3, dosis 4. Jadi untuk pelaksanaan ini lebih difokuskan di vaksinasi meningitis dan polio," lanjutnya.

Untuk mengikuti vaksinasi, jemaah diharuskan dalam kondisi sehat dan tidak sedang mengalami demam. “Syaratnya sehat, tidak sakit, tidak demam. Jika ada demam, vaksinasi akan ditunda hingga kondisi membaik,” tambahnya.

dr. Denik menyampaikan setelah menjalani vaksinasi, jemaah akan memperoleh sertifikat yang kemudian diinput ke dalam Sistem Informasi Kesehatan Haji (Siskohatkes).

Pihak Dinkes PPKB Kota Madiun juga mengimbau seluruh jemaah untuk terus menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan. Hal ini meliputi menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta rutin melakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki.

Sementara bagi jemaah yang memiliki riwayat sakit seperti Diabetes Melitus (DM) dan hipertensi, diimbau untuk mematuhi anjuran dokter dan rutin mengonsumsi obat agar penyakit tetap terkontrol.

Di sisi lain, jemaah asal Kelurahan Kuncen, Sundari dan Rais, mengaku telah mengikuti vaksinasi meningitis dan polio sebagai bagian dari persiapan keberangkatan haji. Keduanya juga telah melakukan berbagai persiapan untuk menjaga kesehatan sebelum berangkat.

“Setiap hari jalan sehat dan menjaga pola makan,” jelas Sundari.

Menjelang keberangkatan, Sundari mengaku merasa senang sekaligus terharu. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....