Cuaca Madiun Raya 20-22 Maret Didominasi Berawan dan Hujan Intensitas Ringan

  • 20 Mar 2026 10:45 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, prospek cuaca wilayah Madiun Raya selama 3 hari ke depan, 20 hingga 22 Maret 2026 didominasi cuaca cerah dan hujan intensitas ringan. Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat terjadi di Kabupaten Madiun, Magetan dan Ngawi. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk, Setiyaris mengungkapkan, kondisi cuaca Madiun Raya dipengaruhi oleh monsoon Australia/angin timuran mulai memasuki pulau Jawa dengan daerah pertemuan angin di utara. Kondisi cuaca di Jawa Timur menunjukkan dominasi angin dari arah timur–tenggara dengan kecepatan yang relatif stabil tanpa adanya gangguan seperti pusaran siklon. Pola aliran angin yang cukup lurus mengindikasikan kondisi atmosfer yang tidak terlalu labil secara regional, namun adanya sedikit pembelokan angin di selatan Jawa serta suplai massa udara dari laut selatan tetap memberikan dukungan terhadap pembentukan awan konvektif. Oleh karena itu, peluang hujan di Jawa Timur tergolong sedang, dengan potensi terbesar terjadi pada siang hingga sore hari akibat pemanasan permukaan yang memicu konveksi.

“Melihat dinamika atmosfer itu maka hujan yang terjadi umumnya bersifat lokal dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat, terutama di wilayah selatan yang dekat dengan sumber uap air. Sementara itu, wilayah tengan utara cenderung mengalami hujan ringan hingga sedang dengan peluang cuaca ekstrem yang lebih kecil dan sesaat,” jelas Setiyaris, Jumat, 20 Maret 2026.

Menurutnya, secara keseluruhan, karakter cuaca di Jawa Timur pada periode ini bersifat tidak merata dan didominasi oleh hujan konvektif lokal dibandingkan hujan skala luas. Meskipun kondisi cuaca cukup kondusif, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. (Shabrina).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....