Cuaca Madiun Raya, 11-13 Maret 2026 Didominsi Cerah-Hujan Ringan.

  • 11 Mar 2026 10:27 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk memprakirakan, prospek cuaca wilayah Madiun Raya untuk 11 hingga 13 Maret 2026 didominasi cuaca cerah hingga hujan ringan. Hal itu antara lain disebabkan, dinamika atmosfir angin monsun asia dari utara yang masih mengalami penguatan 3 hari kedepan, tidak memberikan dampak signifikan bagi cuaca di Indonesia terutama bagian selatan. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk, Setiyaris mengungkapkan, saat ini angin monsun barat dari samudra Hindia perlahan juga mulai mengalami pelemahan dengan mulai aktifnya monsun timur dari Australia walaupun intensitasnya masih lemah. Kemudian fase MJO juga tidak aktif di sebagian besar Indonesia, memicu penurunan hujan signifikan. Kendati demikian Setiyaris mengatakan, perlu diwaspadai adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di Kabupaten Magetan dan Ngawi.

“Prospek cuaca secara umum dalam 3 hari kedepan untuk wilayah Madiun Raya didominasi cuaca cerah hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi di Kabupaten Magetan dan Ngawi,” jelas Setiyaris, Rabu, 11 Maret 2026.

Kemudian, adanya gangguan gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin di prediksi tetap aktif sehingga ada potensi hujan yang memungkinkan tetap terjadi secara mendadak. Waspada terhadap perubahan cuaca signifikan berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat di sertai petir dan angin kencang menjelang masuk nya musim pancaroba terutama di Jelang sore hingga malam hari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. (Shabrina).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....